Showing posts with label Joko Widodo. Show all posts
Showing posts with label Joko Widodo. Show all posts
Friday, February 1, 2019
INDONESIA AKAN MENGATUR DUNIA_
BENER JUGA INI ORANG SINGAPORE
INDONESIA AKAN MENGATUR DUNIA_
Kisah Nyata Mahasiswa Indonesia Di Australia. Suatu Pagi Kami Jemput Client, Orang Tsb Sudah Tua Bapak Ini Seorang Pengusaha Asal Singapura, Bicaranya Gaya Melayu English, Beliau Menceritakan Pengalaman Hidupnya Pd Kami:"Your Country Is So Rich! "(Negaramu Sangat Kaya) Dalam Hatiku:"Ah Biasa Banget Denger Kalimat Itu"
Tapi Tunggu, Dia Berkata:"Indonesia Doesn't Need The World, But The World Needs Indonesia, Everything Can Be Found Here In Indonesia, You Don't Need The World" (Indonesia tidaak butuh Dunia, Tapi Dunia Yg Butuh Indonesia, segalanya bisa dicari di Indonesia, Anda tidak butuh pada Dunia).
Indonesia Paru-Paru Dunia, Tebang Saja Hutan Di Kalimantan, Dunia Akan Kacau.
Singapura Is Nothing, We Can't Be Rich Without Indonesia (Singapura tidak ada apa-apanya, kami tidak akan kaya tanpa Indonesia), 500rb Org Indonesia Berlibur Ke Singapura Tiap Bulan, Bisa Terbayang Uang Yg Masuk Ke Kami, Apartemen Terbaru Kami yg paling luxurious, Yg Beli Orang Indonesia Tdk Peduli Harga Selangit, dan Laku Keras, Lihatlah RS Kami, Isinya Hampir Indonesia Semua.
Trus, Kalian Tau Bagaimana Kalapnya Pemerintah Kami Ketika Asap Kebakaran Hutan Indonesia Masuk? Sangat Terasa, We Are Nothing! Kalian Tau Kan Kalo Kemarin Dunia Krisis Beras Termasuk Di Singapura, Malaysia? Kalian Di Indonesia Dengan Mudah Dapat Beras.
Lihatlah Negara Kalian, Air Bersih Di Mana2, Lihatlah Negara Kami, Air Bersih Pun Kami Impor Dari Malaysia.
Saya Ke Kalimantan Dlm Rangka Bisnis, Krn Pasirnya Mengandung Permata, Terlihat Glitter Kalo Ada Matahari Bersinar, Penambang Jual Cuma Rp 3rb/kg Ke Pabrik China, Si Pabrik Jual Kembali Seharga Rp 30rb/kg.
Ingat waktu pemerintah kalian mengeluarkan kebijakan Tax Amnesty, yg pusing duluan Pemerintah kami. Mereka takut orang2 kaya Indonesia menarik semua uangnya yg parkir di Singapura
Kalian Sadar Tdk Kalau Negara Lain Selalu Takut Meng-Embargo Indonesia! Ya, Karena Negara Kalian Memiliki Segalanya Mereka Takut Kalau Kalian Menjadi Mandiri, Makanya Tdk Diembargo, Harusnya KALIANLAH YG MENG- EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI.
Belilah Pangan Dari Petani Kalian Sendiri, Belilah Tekstil Garmen Dari Pabrik Sendiri. Tdk Perlu Impor, Pakai Produk Sendiri Jika Kita Bisa Mandiri, Bisa MENGEMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD! Indonesia Akan Mengatur Dunia.
Share Biar Sampe Ke Seluruh Komponen Bangsa Indonesia ! Terinspirasi Kisah Di Atas, Mari Kita Bersama-sama INDONESIAKAN INDONESIA !
AYO SEMANGAT 👍💪🇮🇩 MERDEKA ,AKU BANGGA MENJADI ORANG INDONESIA.
ANALISIS PETER F. GONTHA BAHWA UTANG JOKOWI HANYA RP.16 T. DALAM 4 TAHUN PEMERINTAHANNYA
Hi Teman2 Pertiwi, yuk kita viral kan sebanyak mungkin artikel ini...banyak sekali rakyat kecil termakan isu Jokowi membuat Indonesia ketiban utang.
Salam 👍 Tuhan Berkati🙏🙏🙏
KUTIPAN DARI KAGAMA ANALISIS PETER F. GONTHA BAHWA UTANG JOKOWI HANYA RP.16 T. DALAM 4 TAHUN PEMERINTAHANNYA
Salah satu tuduhan haters yang tersebar di medsos adalah Jokowi membuat Indonesia ketiban utang raksasa. Bayangkan, utang Indonesia mencapai Rp.5000 Triliun (5000 T). Buaanyaaak sekali, bagaimana bisa membayarnya.?!
Doni – sopir Grabcar – di Bekasi, termakan isu itu. Ia memaki-maki Jokowi melalui medsos, seorang advokat di Cikampek, Elyasa SH, mengumbar kebencian terhadap Jokowi dengan menulis utang negara 5000 T tadi. Tohir, seorang da’i di Lampung – teman Elyasa di Yogya – melakukan hal sama. Indonesia, menurutnya, akan bangkrut di tangan Jokowi karena utang yang sundul langit.
Benarkah demikian.?!
Peter F Gontha, pengusaha sukses – pendiri RCTI, SCTV, Berita Satu, Indovision, dan First Media – menyodorkan data dan fakta bahwa Indonesia di era Jokowi tidak akan bangkrut bahkan akan melejit perekonomiannya, karena Jokowi bukan penumpuk utang. Malah, dialah presiden yang menurunkan utang Indonesia.
Gontha, di awal tulisannya, menyebutkan: Di dunia ini, ada tiga negara yang terancam bangkrut pada tahun 2018 karena krisis moneter. Yaitu Turki, Venezuela, dan Malaysia.
Seperti dilansir Reuters, Menteri Keuangan Malaysia Lim Guang Eng menjelaskan, total utang Malaysia mencapai 1.087 triliun ringgit (sekitar Rp3.500 T) pada 31 Desember 2017. Konon, utang tersebut berhilir pada kasus mega korupsi mantan Perdana Menterinya (PM) Najib Razak beserta istrinya.
Nasib perekonomian Negeri Jiran pun di ujung tanduk. Warga Malaysia membuat gerakan aksi melunasi utang dengan cara iuran atau patungan. Ini dilakukan melalui sebuah situs crowdfunding. Di samping itu, PM Mahathir Mohamad memotong gaji para Menteri dan anggota parlemen seluruh negara bagian sebesar 10% untuk mengurangi utang yang mencapai 1.087 T Ringgit itu.
Betul. Utang Indonesia lebih besar dari Malaysia. Berdasarkan laporan Bank Indonesia, pada akhir April 2018, jumlah utang luar negeri (ULN) berada di angka 356,9 Miliar USD. Sekitar Rp 5.000 T.
Pertanyaannya: Kenapa Malaysia terancam bangkrut, sementara Indonesia tidak.?! Demikian pertanyaan Gontha. Pria yang mendapat julukan “Rupert Murdoch” Indonesia (karena memiliki media massa) itu, menjawab sendiri pertanyaannya.
Menurut Gontha – hal itu terjelaskan dari rasio utang negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Utang Malaysia memang hanya Rp 3.500 triliun. Tapi rasionya terhadap PDB lebih dari 60%. Sebaliknya Indonesia, meski berutang hingga Rp 5.000 T, namun rasio utangnya terhadap PDB hanya 29%.
“Dengan rasio utang yang lebih dari 60% PDB, Malaysia akan sulit membayar cicilan utangnya. Hal ini akan membawa efek berantai kondisi moneter Malaysia,” tulis mantan akuntan di City Bank New York itu.
Tahun-tahun sebelumnya Malaysia jarang sekali punya utang lebih dari 300 Miliar Ringgit. Utang yang mencapai 1.087 Triliun Ringgit itu terjadi akibat dugaan kasus korupsi di 1MDB (1 Malaysia Development Berhad). 1MDB adalah semacam BUMN yang didirikan mantan PM Najib Razak untuk menghimpun dana pembiayaan proyek infrastruktur Malaysia.
Turki nyaris bangkrut karena pemborosan dan salah kalkulasi, sedangkan Venezuela bangkrut karena dulu, di zaman Hugo Chavez terlalu menina-bobokan rakyatnya dengan subsidi macam-macam yang berasal dari petro dolar.
Akibatnya, ketika harga minyak jatuh, negeri pun koleps. Keuangan negara ambles. Rakyat marah karena harga-harga melejit. Dunia internasional tak mempercayainya lagi.
Indonesia Hebat..!!
Tulis Gontha: Ada yang salah dari kritik oposisi terhadap utang pemerintah. Mengapa? Karena cerita balutan utang yang dikritik oposisi hanya menekankan kata "utangnya saja". Tanpa penjelasan komprehensif. Oposisi hanya mengkritik sisi kritisnya, sedangkan sisi prospeknya disembunyikan.
Soal utang negara, tulis Gontha, sepanjang pemerintahan Jokowi tercatat sekitar Rp 1.644,22 T. Bila utang Era Jokowi tadi ditambah dengan utang Era SBY (sampai tahun 2014 sebesar Rp 2.608,8 T), memang jumlahnya besar sekali. Per-Juli 2018, tercatat 4.253,02 T.
So, utang Jokowi hanya Rp 1.644,22 T. Tapi oposisi mengangkatnya menjadi Rp.5000 T. Padahal, jika cermat itung-itungannya, utang Jokowi jauh lebih kecil dibanding utang SBY.
Pertanyaan berikutnya – tulis Gontha -- manfaat apa yang dirasakan rakyat dari utang Era Jokowi.?!
Jawabnya adalah :
Pembangunan I infrastruktur secara massif di seluruh Indonesia! Mulai infrastruktur air, pertanian, listrik, BBM (satu harga), dan jalan raya. Semua wilayah terisolasi dibuka. Jokowi membuka gerbang konektivitas seluruh nusantara. Mulai dari wilayah terpencil, termasuk perbatasan (dengan negara lain), dan wilayah terdepan di pulau-pulau kecil di tengah Samudera Hindia dan Pasifik.
Tak hanya itu. Ada yang luput dari perhatian publik. Jokowi selain menambah utang, juga membayar utang yang jumlahnya cukup besar.
Lihat data :
Total utang jatuh tempo dari 2014 (Era SBY) hingga 2018 (Era Jokowi) yang dibayar pemerintah mencapai Rp.1.628 T. Utang yang dibayar ini merupakan pinjaman dan surat berharga negara (SBN).
Pada tahun 2014 :
- Misalnya Pemerintahan Jokowi membayar utang jatuh tempo Rp.237 T.
- Tahun 2015 sebesar Rp.226,26 T.
- Tahun 2016 sejumlah Rp.322,55 T.
- Sedangkan tahun 2017 sebesar Rp 350,22 T.
- Bahkan tahun 2018 di tengah isu miring, Jokowi membayar utang senilai Rp 492,29 T.
Jokowi berutang Rp 1.644 T, tapi mampu membayar utang Rp 1.628 T. Artinya, utang Jokowi sejatinya cuma Rp 16 T dalam 4 tahun kepemimpinannya.
Bandingkan dengan utang tinggalan SBY selama 10 tahun yang mencapai Rp.2.608.8 Triliun.
Kenapa Era SBY utangnya demikian besar.?!
Karena untuk menyubsidi BBM Rp.300 Triliun/tahun. Belum lagi rente yang dicatut broker minyak Petral di Singapura. Kedua kanker tersebut telah dipotong Jokowi.
Gontha – akuntan handal lulusan Praehap Institute di Belanda itu bertanya, pakah hal itu bisa disebut gali lubang tutup lubang.?!
No. Hanya pebisnis anak papi dan mami yang menyatakan pemerintah berutang untuk gali lubang tutup lubang – tulis mantan Vice Presiden American Express Bank Asia yang mulai berbisnis dari bawah itu.
Jokowi, sebelum jadi presiden adalah pengusaha handal. Ia bukan pengusaha rente. Bukan pengusaha Papa minta saham.
Hidup dalam berbisnis, tulis Gontha, perlu modal. Dan modal didapat dari utang. Dengan berutang, pelaku bisnis bisa membeli aset, atau alat penggerak usaha. Hasilnya bisa untuk membayar utang.
Lihat driver gojek. Awalnya berutang untuk beli motor. Motor itu untuk ojek online (ojol). Pendapatannya dari ojol bersih, katakan antara Rp.5 - 8 juta sebulan. Ia bisa menghidupi anak istrinya dan melunasi cicilannya. Motor pun kemudian jadi aset sang driver.
Itu pula yang dilakukan negara. Asal kalkulasinya cermat, utang itu akan terbayar dan negara punya aset. Hebatnya lagi, tidak seperti motor yang nilai intrinsiknya terus turun dari tahun ke tahun. Jalan tol, pelabuhan, bendungan, dan bandara nilai intrinsiknya makin lama makin mahal. Negara pun berlimpah aset berharga. Kaya!
Jokowi selama 4 tahun mampu membayar utang Rp.1.628 Triliun. Jokowi berjanji tidak akan menambah utang lagi, khususnya utang luar negeri berbasis USD. Jokowi juga menginginkan semua pembangunan infrastruktur rampung secepatnya. Artinya, infrastruktur tersebut segera menghasilkan uang.
Kalau dalam 4 tahun Jokowi bisa membayar Rp 1.628 triliun. Lalu setiap tahunnya pendapatan negara meningkat karena infrastruktur yang dibangunnya telah menghasilkan uang, maka besar kemungkinan Indonesia bisa membayar utang lebih besar dari angka jatuh tempo sebelumnya.
Bila itu terjadi, tulis Gontha (akuntan kaliber internasional), sekitar 10 tahun lagi, Indonesia akan bebas utang. Wow..!! Bila tercapai, Indonesia akan tumbuh menjadi negara kuat dan makmur.
Semoga bermanfaat bagi orang-orang yang picik pikirannya, Aamiin..3X YRA
Salam 👍 Tuhan Berkati🙏🙏🙏
KUTIPAN DARI KAGAMA ANALISIS PETER F. GONTHA BAHWA UTANG JOKOWI HANYA RP.16 T. DALAM 4 TAHUN PEMERINTAHANNYA
Salah satu tuduhan haters yang tersebar di medsos adalah Jokowi membuat Indonesia ketiban utang raksasa. Bayangkan, utang Indonesia mencapai Rp.5000 Triliun (5000 T). Buaanyaaak sekali, bagaimana bisa membayarnya.?!
Doni – sopir Grabcar – di Bekasi, termakan isu itu. Ia memaki-maki Jokowi melalui medsos, seorang advokat di Cikampek, Elyasa SH, mengumbar kebencian terhadap Jokowi dengan menulis utang negara 5000 T tadi. Tohir, seorang da’i di Lampung – teman Elyasa di Yogya – melakukan hal sama. Indonesia, menurutnya, akan bangkrut di tangan Jokowi karena utang yang sundul langit.
Benarkah demikian.?!
Peter F Gontha, pengusaha sukses – pendiri RCTI, SCTV, Berita Satu, Indovision, dan First Media – menyodorkan data dan fakta bahwa Indonesia di era Jokowi tidak akan bangkrut bahkan akan melejit perekonomiannya, karena Jokowi bukan penumpuk utang. Malah, dialah presiden yang menurunkan utang Indonesia.
Gontha, di awal tulisannya, menyebutkan: Di dunia ini, ada tiga negara yang terancam bangkrut pada tahun 2018 karena krisis moneter. Yaitu Turki, Venezuela, dan Malaysia.
Seperti dilansir Reuters, Menteri Keuangan Malaysia Lim Guang Eng menjelaskan, total utang Malaysia mencapai 1.087 triliun ringgit (sekitar Rp3.500 T) pada 31 Desember 2017. Konon, utang tersebut berhilir pada kasus mega korupsi mantan Perdana Menterinya (PM) Najib Razak beserta istrinya.
Nasib perekonomian Negeri Jiran pun di ujung tanduk. Warga Malaysia membuat gerakan aksi melunasi utang dengan cara iuran atau patungan. Ini dilakukan melalui sebuah situs crowdfunding. Di samping itu, PM Mahathir Mohamad memotong gaji para Menteri dan anggota parlemen seluruh negara bagian sebesar 10% untuk mengurangi utang yang mencapai 1.087 T Ringgit itu.
Betul. Utang Indonesia lebih besar dari Malaysia. Berdasarkan laporan Bank Indonesia, pada akhir April 2018, jumlah utang luar negeri (ULN) berada di angka 356,9 Miliar USD. Sekitar Rp 5.000 T.
Pertanyaannya: Kenapa Malaysia terancam bangkrut, sementara Indonesia tidak.?! Demikian pertanyaan Gontha. Pria yang mendapat julukan “Rupert Murdoch” Indonesia (karena memiliki media massa) itu, menjawab sendiri pertanyaannya.
Menurut Gontha – hal itu terjelaskan dari rasio utang negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Utang Malaysia memang hanya Rp 3.500 triliun. Tapi rasionya terhadap PDB lebih dari 60%. Sebaliknya Indonesia, meski berutang hingga Rp 5.000 T, namun rasio utangnya terhadap PDB hanya 29%.
“Dengan rasio utang yang lebih dari 60% PDB, Malaysia akan sulit membayar cicilan utangnya. Hal ini akan membawa efek berantai kondisi moneter Malaysia,” tulis mantan akuntan di City Bank New York itu.
Tahun-tahun sebelumnya Malaysia jarang sekali punya utang lebih dari 300 Miliar Ringgit. Utang yang mencapai 1.087 Triliun Ringgit itu terjadi akibat dugaan kasus korupsi di 1MDB (1 Malaysia Development Berhad). 1MDB adalah semacam BUMN yang didirikan mantan PM Najib Razak untuk menghimpun dana pembiayaan proyek infrastruktur Malaysia.
Turki nyaris bangkrut karena pemborosan dan salah kalkulasi, sedangkan Venezuela bangkrut karena dulu, di zaman Hugo Chavez terlalu menina-bobokan rakyatnya dengan subsidi macam-macam yang berasal dari petro dolar.
Akibatnya, ketika harga minyak jatuh, negeri pun koleps. Keuangan negara ambles. Rakyat marah karena harga-harga melejit. Dunia internasional tak mempercayainya lagi.
Indonesia Hebat..!!
Tulis Gontha: Ada yang salah dari kritik oposisi terhadap utang pemerintah. Mengapa? Karena cerita balutan utang yang dikritik oposisi hanya menekankan kata "utangnya saja". Tanpa penjelasan komprehensif. Oposisi hanya mengkritik sisi kritisnya, sedangkan sisi prospeknya disembunyikan.
Soal utang negara, tulis Gontha, sepanjang pemerintahan Jokowi tercatat sekitar Rp 1.644,22 T. Bila utang Era Jokowi tadi ditambah dengan utang Era SBY (sampai tahun 2014 sebesar Rp 2.608,8 T), memang jumlahnya besar sekali. Per-Juli 2018, tercatat 4.253,02 T.
So, utang Jokowi hanya Rp 1.644,22 T. Tapi oposisi mengangkatnya menjadi Rp.5000 T. Padahal, jika cermat itung-itungannya, utang Jokowi jauh lebih kecil dibanding utang SBY.
Pertanyaan berikutnya – tulis Gontha -- manfaat apa yang dirasakan rakyat dari utang Era Jokowi.?!
Jawabnya adalah :
Pembangunan I infrastruktur secara massif di seluruh Indonesia! Mulai infrastruktur air, pertanian, listrik, BBM (satu harga), dan jalan raya. Semua wilayah terisolasi dibuka. Jokowi membuka gerbang konektivitas seluruh nusantara. Mulai dari wilayah terpencil, termasuk perbatasan (dengan negara lain), dan wilayah terdepan di pulau-pulau kecil di tengah Samudera Hindia dan Pasifik.
Tak hanya itu. Ada yang luput dari perhatian publik. Jokowi selain menambah utang, juga membayar utang yang jumlahnya cukup besar.
Lihat data :
Total utang jatuh tempo dari 2014 (Era SBY) hingga 2018 (Era Jokowi) yang dibayar pemerintah mencapai Rp.1.628 T. Utang yang dibayar ini merupakan pinjaman dan surat berharga negara (SBN).
Pada tahun 2014 :
- Misalnya Pemerintahan Jokowi membayar utang jatuh tempo Rp.237 T.
- Tahun 2015 sebesar Rp.226,26 T.
- Tahun 2016 sejumlah Rp.322,55 T.
- Sedangkan tahun 2017 sebesar Rp 350,22 T.
- Bahkan tahun 2018 di tengah isu miring, Jokowi membayar utang senilai Rp 492,29 T.
Jokowi berutang Rp 1.644 T, tapi mampu membayar utang Rp 1.628 T. Artinya, utang Jokowi sejatinya cuma Rp 16 T dalam 4 tahun kepemimpinannya.
Bandingkan dengan utang tinggalan SBY selama 10 tahun yang mencapai Rp.2.608.8 Triliun.
Kenapa Era SBY utangnya demikian besar.?!
Karena untuk menyubsidi BBM Rp.300 Triliun/tahun. Belum lagi rente yang dicatut broker minyak Petral di Singapura. Kedua kanker tersebut telah dipotong Jokowi.
Gontha – akuntan handal lulusan Praehap Institute di Belanda itu bertanya, pakah hal itu bisa disebut gali lubang tutup lubang.?!
No. Hanya pebisnis anak papi dan mami yang menyatakan pemerintah berutang untuk gali lubang tutup lubang – tulis mantan Vice Presiden American Express Bank Asia yang mulai berbisnis dari bawah itu.
Jokowi, sebelum jadi presiden adalah pengusaha handal. Ia bukan pengusaha rente. Bukan pengusaha Papa minta saham.
Hidup dalam berbisnis, tulis Gontha, perlu modal. Dan modal didapat dari utang. Dengan berutang, pelaku bisnis bisa membeli aset, atau alat penggerak usaha. Hasilnya bisa untuk membayar utang.
Lihat driver gojek. Awalnya berutang untuk beli motor. Motor itu untuk ojek online (ojol). Pendapatannya dari ojol bersih, katakan antara Rp.5 - 8 juta sebulan. Ia bisa menghidupi anak istrinya dan melunasi cicilannya. Motor pun kemudian jadi aset sang driver.
Itu pula yang dilakukan negara. Asal kalkulasinya cermat, utang itu akan terbayar dan negara punya aset. Hebatnya lagi, tidak seperti motor yang nilai intrinsiknya terus turun dari tahun ke tahun. Jalan tol, pelabuhan, bendungan, dan bandara nilai intrinsiknya makin lama makin mahal. Negara pun berlimpah aset berharga. Kaya!
Jokowi selama 4 tahun mampu membayar utang Rp.1.628 Triliun. Jokowi berjanji tidak akan menambah utang lagi, khususnya utang luar negeri berbasis USD. Jokowi juga menginginkan semua pembangunan infrastruktur rampung secepatnya. Artinya, infrastruktur tersebut segera menghasilkan uang.
Kalau dalam 4 tahun Jokowi bisa membayar Rp 1.628 triliun. Lalu setiap tahunnya pendapatan negara meningkat karena infrastruktur yang dibangunnya telah menghasilkan uang, maka besar kemungkinan Indonesia bisa membayar utang lebih besar dari angka jatuh tempo sebelumnya.
Bila itu terjadi, tulis Gontha (akuntan kaliber internasional), sekitar 10 tahun lagi, Indonesia akan bebas utang. Wow..!! Bila tercapai, Indonesia akan tumbuh menjadi negara kuat dan makmur.
Semoga bermanfaat bagi orang-orang yang picik pikirannya, Aamiin..3X YRA
Thursday, January 24, 2019
Mengamankan Orang-Orang Baik di Sekitar Jokowi
Mengamankan Orang-Orang Baik di Sekitar Jokowi
Muhammad Nurdin
April 2016 silam, Sri Mulyani menyampaikan salam perpisahannya dalam sidang tahunan Bank Dunia dan IMF. Ia mengatakan, “Saya sangat mencintai Indonesia, dan tidak punya pilihan lain, saya harus kembali.”
Enam tahun silam, saat ia memutuskan untuk melepaskannya jabatannya sebagai Menteri Keuangan di Era SBY, dan mengasah karirnya di dunia internasional (Bank Dunia), keluarganya sempat terkejut dan tidak percaya.
Tapi Sri Mulyani berjanji kepada keluarganya, suatu hari ini ia akan kembali. Suatu hari ia akan mengabdi kembali di tanah kelahirannya, Indonesia.
Dan benar saja. Setelah enam tahun berlalu. Indonesia menyuruhnya untuk pulang. Presiden Jokowi memintanya kembali ke Indonesia. Ada tugas besar lagi berat untuknya.
Sri Mulyani seolah menemukan momentum untuk kembali mengabdi, untuk menjawab kegelisahan yang selalu menghantuinya tentang bagaimana caranya ia bisa mendapatkan kesempatan sekali lagi untuk membangun negeri ini.
Jokowi tahu, Sri Mulyani adalah bintang. Ia adalah begawannya keuangan di dunia. Tapi, Jokowi juga tahu soal kekecewaan yang tak pernah diungkapkannya dulu. Dulu, saat ia memutuskan lebih baik berkarir di luar negeri. Sebab, seolah-olah ia yang paling bersalah dalam satu kasus mega skandal yang cukup ramai kala itu.
Saat Sri Mulyani kembali ke tanah air, lalu diminta oleh Presiden menjadi menteri keuangan, ia bertanya kepada Presiden, “Pak Presiden, mandat saya apa?”
Jokowi menjawab, “Saya mau bangun infrastruktur, mau bangun SDM, tapi saya gak mau pusing soal ekonomi negara.”
Sri Mulyani membalas, “Tapi ekonomi negara lebih pusing pak.”
Dengan entengnya Jokowi menjawab, “Ya itu urusan kamu.”
Jokowi tahu kompetensi Sri Mulyani. Ia sudah tak perlu didikte lagi, asal arah pembangunan Indonesia jelas ke mana.
Sri Mulyani juga tahu bahwa Presiden punya visi yang konkret, ingin membangun dari pinggiran, ingin benar-benar infrastruktur itu bisa memecahkan masalah.
Dua tahun menjabat sebagai menteri keuangan, kita saksikan APBN kita sudah tidak sakit lagi. Kita sudah bisa mendulang surplus. Ekonomi kita bangkit. Pengangguran terus dikikis. Inflasi tetap dijaga.
Jokowi benar-benar mempercayakan ekonomi negara sepenuhnya kepada Sri Mulyani. Ia tidak mau pusing soal itu. Sebab, ada pekerjaan besar yang harus ia kebut. Ya, pembangunan infrastruktur (dari pinggiran)
Jokowi perlu satu orang yang memang tidak jauh beda dari dirinya, yang gila kerja juga “koppig”. Dan ia menemukan satu orang, Basuki Hadimuljono. Mungkin, tidak ada orang di negeri ini yang gila kerja (membangun negeri) semisalnya.
Kadang ia berada di Jawa. Tak lama ia sudah berada di Sumatera. Tak lama lagi di pedalaman Papua. Di Maluku, Timor, Sulawesi, Lombok dan di tempat-tempat dimana Presiden mau dibangunkan sesuatu di tempat tersebut.
Di Jawa sudah tersambung jalan tol. Sebuah pekerjaan yang sudah sejak lama didambakan para pengguna roda empat, enam, delapan juga sepuluh.
Di Papua, tempat-tempat yang dulunya hanya bisa ditempuh lewat udara atau jalan kaki, kini sudah membentang jalan mulus yang bisa dilalui aneka kendaraan.
Menteri yang didaulat sebagai Daendlesnya Jokowi ini mengaku sudah tak punya waktu luang lagi. Ia berujar, “Hidup saya mungkin sekarang habis untuk pekerjaan. Rumah, kantor, istana dan lapangan. Hidup saya hanya itu empat tahun ini.”
Bahkan, saat akhir pekan pun, kadang digunakan untuk meninjau proyek infrastruktur di luar Jakarta.
Basuki mengaku tak pernah lelah berkeliling Indonesia. Sebagai anak yang hidup di keluarga tentara ia kerap mengikuti sang ayah yang sering berpindah tugas.
Tak hanya Basuki, Jokowi juga memiliki Retno Marsudi. Perempuan pertama yang memangku jabatan sebagai Menteri Luar Negeri.
Perempuan yang pernah menjadi Dubes untuk Norwegia dan Belanda ini dikenal sebagai sosok yang ramah dan hangat. Berpenampilan sederhana, perempuan kelahiran semarang ini mempunyai etos kerja yang tinggi.
Pada Januari 2015, Retno mendapat anugerah tertinggi “Ridder Grootkruis in de Orde van Oranje-Nassau” dari Raja Belanda, karena prestasinya yang luar biasa sewaktu menjabat sebagai Dubes RI untuk Belanda.
Padahal, Belanda merupakan pos yang sulit untuk banyak diplomat. Ketegangan diplomatik selalu menjadi dinamika yang sulit disudahi. Entah karena catatan sejarah yang kelam di masa lampau. Tapi, Retno membuktikan kapasitasnya sebagai diplomat yang handal. Sehingga, hubungan bilateral dua negara ini terus meningkat.
2017 lalu, saat ramai kasus “genosida Rohingya” di Myanmar. Banyak pihak menuding pemerintah bungkam dan tidak berbuat apa-apa. Oposisi makin yakin bahwa pemerintahan Jokowi sebagai anti-Islam.
Padahal, sejak 2016 Menteri Retno sudah mulai membuka jalur “humanitarian aid” di Myanmar. Pada saat itu, Myanmar sangat tertutup dengan bantuan asing sehingga kasus penyiksaan etnis Rohingya semakin tidak terkontrol.
ASEAN sebagai organisasi regional Asia Tenggara pun sulit untuk bertindak karena adanya prinsip “non-intereference”. Tapi Retno sekali lagi membuktikan kehandalannya sebagai diplomat.
Retno akhirnya mengadakan pertemuan dengan San Suu Kyi di Naypidaw, Myanmar pada 6 Desember 2016 membahas terkait masalah Rohingya di Rakhine State.
Pada 19 Desember 2016 diadakan pertemuan ASEAN Retreat di Yangon, Myanmar untuk menindaklanjuti pertemuan Retno dan San Suu Kyi. Retno memaparkan agar permasalahan di Rakhine State diselesaikan menggunakan pendekatan inklusif.
Akhirnya, Myanmar membuka akses media dan kemanusian melalui ASEAN juga PBB dengan tujuan menstabilkan kondisi di Rakhine State.
Ada banyak sekali orang-orang baik di sekeliling Jokowi. Baru tiga orang saja saya ceritakan, saya sudah berkesimpulan, Jokowi punya magnet yang kuat untuk menarik orang-orang yang gila kerja berada di lingkarannya.
Orang-orang itu seperti terpanggil nuraninya untuk membantu Jokowi membangun negeri ini. Mereka tak butuh uang. Mereka juga tak butuh pemberitaan secara personal. Sebab mereka telah selesai dengan dirinya.
Saya tak bisa membayangkan, jika orang-orang baik di lingkaran Jokowi ini harus tersingkir seiring kekalahannya di Pilpres 2019. Nasib sial warga Jakarta, dimana orang-orang gila kerjanya Ahok dipindahkan, apakah skalanya akan menjadi nasional, jika Jokowi kalah dalam Pilpres nanti?
Kalau itu terjadi, yang sial dan rugi adalah kita. Sementara Jokowi dan orang-orang di belakangnya akan kembali menghabiskan masa tuanya dengan duduk-duduk santai di beranda rumah, sambil baca koran ditemani secangkir kopi yang agak pahit. Dan saat sebuah headline dibacanya, mereka hanya tersenyum getir. Sambil bergumam dalam hati, semoga negeri ini baik-baik saja.
(Tonny Hanif.)
☕🌤
Thursday, January 17, 2019
Luar biasa perhatian Jokowi ke Sumbar
Luar biasa perhatian Jokowi ke Sumbar
Cuma surat dari Walinagari (Kepala Desa), Presiden Jokowi utus Jenderal (Purn) DR. Moeldoko ke Situjuh - Sumbar untuk memperingati Peristiwa Situjuah.
Peristiwa Situjuh adalah penyerangan pasukan penjajah Belanda yang menewaskan 69 perwira, prajurit dan rakyat pada 15 Januari 1949 saat terbentuknya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 1948-1949 di Sumatera Tengah dalam mempertahankan kemerdekaan.
“Saya merasakan saat peristiwa itu terjadi. Kita petik peristiwa ini, untuk kemajuan bangsa,” kata Moeldoko dihadapan sekitar 5.000 orang yang memenuhi lapangan tempat upacara.
https://www.liputan6.com/regional/read/3869567/jokowi-utus-moeldoko-menjadi-inspektur-upacara-peringatan-situjuah-di-padang
https://m.kumparan.com/langkanid/moeldoko-pimpin-upacara-peringatan-70-tahun-peristiwa-situjuah-1547575027843289258
https://padek.co/koran/padangekspres.co.id/read/detail/121238/Disurati-Wali-Nagari--Jokowi-Utus-Moeldoko-dan-Archandra
https://www.semangatnews.com/moeldoko-kenang-peristiwa-situjuah-besar-renting-dan-sakral/
https://minangkabaunews.com/artikel-19305-makam-syuhada-lurah-kincie-situjuah-moeldoko-orang-minang-ikut-menuntukan-kejayaan-bangsa.html
http://news.m.klikpositif.com/baca/44581/ini-kata-moeldoko-tentang-pentingnya-peristiwa-situjuah-dalam-perjalanan-indonesia
https://www.ucnews.id/news/Presiden-Jokowi-Utus-Moeldoko-ke-Situjuah/2302612872127573.html
http://infopublik.id/kategori/nusantara/322196/masyarakat-lima-puluh-kota-peringati-peristiwa-situjuah-ke-70
Kalau kemarin belum men-sosialisasikan ... JANGAN LUPA HARI INI, Sebar
By
JMG
January 17, 2019
Atikel Menarik, Joko Widodo, Kelebihan Presiden, Kepemimpinan, Merakyat, Sederhana
Sampaikan kepada sedikitnya 2 Keluarga, atau 10 orang lain! Sebagai "Target Harian" kita men-sosialisasikan bahwa Kita Bangga dengan Pemimpin yang :
1. Membantai Para Mafia Penggerogot Uang Rakyat mulai dari Pungli Kecil2an hingga Mafia Minyak, Beras, Ikan dll.
TERBUKTI!!!
2. Membangun Infrastruktur Menuju Indonesia Maju.
TERBUKTI!!!
3. Sangat Mencintai dan Menghormati Rakyatnya.
TERBUKTI!!!
4. Tidak Korupsi. TERBUKTI!!!
5. Membagikan Jutaan Sertifikat Tanah kepada Rakyatnya.
TERBUKTI!!!
6. Keluarganya Tidak Memanfaatkan Fasilitas Negara.
TERBUKTI!!!
7. Membangun Perbatasan Negara Demi Harga Diri Bangsa.
TERBUKTI!!!
8. Disegani Para Pemimpin Dunia. TERBUKTI!!!
9. Merancang Indonesia Menuju Negara No 5 Dunia di 2030. TERBUKTI!!!
10. Menghormati Para Ulama serta Pemimpin Agama. TERBUKTI!!!
11. Membangun Bandara International Jawa Barat
TERBUKTI!!!
Kalau kemarin belum men-sosialisasikan ... JANGAN LUPA HARI INI, Sebar + Viralkan !!!
Jadilah duta duta #Jokowi2Periode dimana pun ... siapa pun ... sampai Rakyat faham, Masyarakat faham ... bahwa Presiden Jokowi adalah yang terbaik.
Dapat dimulai dari Keluarga kita - Teman kita - Tetangga kita - Rekan Kerja kita - dan seterusnya ...
Dirumah - Di-Tempat Kerja - atau bahkan di Warung2 saat kita bersantai.
"BERI KEPERCAYAAN JOKOWI MELANJUTKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR YANG SUDAH DIMULAINYA. BERI KESEMPATAN 5 TAHUN LAGI UNTUK MEMBAWA INDONESIA MENUJU NEGARA MAJU"
"APA YANG SUDAH DIMULAI JOKOWI, BIARKAN JOKOWI YANG SELESAIKAN"
Saya sudah menyebarkan ...Bagaimana dengan Anda?
SEBAR+VIRALKAN!!!
PERBANDINGAN PENGHARGAAN PRABOWO DAN JOKOWI.
PEMILIH RASIONAL, PASTI PERTIMBANGKAN REKAM JEJAK DAN PRESTASI MASING_MASING CALON PRESIDEN
PERBANDINGAN PENGHARGAAN PRABOWO DAN JOKOWI.
PRABOWO :
1. Bintang Kartika Eka Paksi Nararya (TNI) Angkatan Darat Republik Indonesia.
2. Bintang Yudha Dharma Nararya (TNI) Angkatan Darat Republik Indonesia.
3. Satyalancana Seroja Ulangan-III (TNI) Angkatan Darat Republik Indonesia.
4. Satyalancana Dwija Sistha (TNI) Angkatan Darat Republik Indonesia.
5. Satyalancana Wira Karya (TNI) Angkatan Darat Republik Indonesia.
6. Satyalancana Raksaka Dharma (TNI) Angkatan Darat Republik Indonesia.
7. Satyalancana. Kesetiaan XVI (TNI) Angkatan Darat Republik Indonesia.
8. Kelas Satu Padlin Meda1 Ops Honour Pemerintah Kamboja.
Catatan : Penerimaan penghargaan di lingkup terbatas dan bersifat eksklusif diberikan seluruhnya dalam kurun waktu yang bersangkutan berstatus menantu Presiden RI Soeharto
JOKO WIDODO
1. Satya Bhakti Kadin Jawa Tengah 2007.
2. Solo Pos Award Solo Pos 2007, 2008.
3. IKAPI Awards IKAPI 2008.
4. Leadership Awards Menteri Aparatur Negara & Leadership Park 2008.
5. Perhumas Award Perhimpunan Hubungan Masyarakat 2008.
6. Tokoh Pilihan Majalah Tempo 2008.
7. Kepala Daerah Tingkat II Terbaik MICE Majalah Venue 2009.
8. Pelopor Inovasi Pelayanan Prima Presiden RI 2010.
9. Kepala Pem Daerah berjiwa Enterpreneur Berhasil Property and Bank 2010.
10. Innovative Government Award Kementerian Dalam Negeri 2010
11. Bung Hatta Anti Corruption Award 2010.
12. Marketer Award Markplus Inc. 2010.
13. Alumnus Berprestasi Kategori Penggerak Sosial UGM 2010.
14. Visit Ind mengembangkan destinasi wisata Kementerian Pariwisata 2010.
15. IAI Award IAI Jawa Tengah 2011.
16. Inovasi Manajemen Perkotaan Awards Kementerian Dalam Negeri 2011.
17. UNS Awards — Tanda Jasa Dharma Budaya Bhakti Praja Rektor UNS 2011.
18. Realestat Indonesia—Penataan Lingkungan, Relokasi PKL dan Penataan Pasar Tradisional serta Peremajaan Kawasan Kumuh DPP REI 2011.
19. Tokoh Perubahan 2010 Republika 2011.
20. MIPI Awards Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia 2011.
21. Satya Lancana Pembangunan Bidang Koperasi Presiden RI 2011
22. Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama Presiden RI 2011
23. GATRA Award Walikota Terbaik GATRA 2011.
24. Charta Politika Award III.
25. Tokoh Kepala Daerah 2012
Soegeng Sarjadi Award on Good Governance untuk Kategori Tokoh Inspirasi Pemberdayaan Masyarakat 2012
26. Pembina Bank Daerah Terbaik 1 2012.
27. Anugerah Integritas Nasional 2013.
28. Jak Award 2013.
28. Tokoh News Maker 2012
Best of The Best “The Right Man On The Right Place 2013”.
29. Pembina BUMD Terbaik 2013
30. Tokoh Yang Memiliki Sikap dan Kebijakan Politik Yang Berpihak Pada Rakyat
31. Anak Bangsa Yang Layak Memimpin Bangsa RMOL Democracy Award 2013.
32. Penghargaan Terbaik II “Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2013 Tingkat Provinsi Kelompok A (DKI Jakarta) 2013.
33. Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja 2013.
34. Penghargaan Satya Lencana Karya Bakti Praja Nugraha Presiden RI.
35. Soegeng Sarjadi Award “Award On Good Government” Kategori Kepemerintahan Terbaik Soegeng Sarjadi 19 September 2013.
36. Prominent Figure With Positive Sentiment In Social Media 2013.
37. Wreda Nugraha Utama 2013.
38. Bung Hatta Anti Corruption Award 2013.
39. Akuntanbilitas Kinerja Pemprov DKI Jakarta Tahun 2013 dengan Predikat “CC” Menpan Azwar Abu Bakar 2013.
40. Anugerah Parahita Eka Praya 2013 Provinsi DKI Jakarta 2013.
41. Mens Obsesion Decade Award 2004-2014, Rising Leades
Pemerintah Daerah dengan Laporan Gratifikasi Terbanyak ke KPK.
42. Tokoh Masyarakat Peduli Sosial Moestopo
43. Peran dan Dukungan yang Besar dalam Pengendalian Tembakau di Indonesia.
44. Tokoh Pluralis Lembaga Pemilih Indonesia.
45. Anugerah Tokoh Seputar Indonesia 2013.
46. Provinsi Terbaik ke - 2 Pencapaian TujuanPembangunan Milinium Bappenas.
47. Tokoh Terinspiratif Was - Was
48. Piagam Penghargaan Anubhawa Sasana Kelurahan Menteri Hukum dan HAM.
49. Tokoh Peduli Ekonomi Kerakyatan Universitas Bung Hatta.
50. Future Gov Award 2013 DKI Jakarta Winner of the category or E-Governmen
51. Rekor Dunia Pemprov DKI Kategori Parade Jenis Busana Tradisional Terbanyak.
52. Tokoh Pelestari Kebudayaan Jakarta Penghargaan dari Soekarno Center Bali — Indonesia sebagai Tokoh Teladan Demokrasi Indonesia
Sumber: KPU RI
Viralkan tidak perlu izin🙏
=================================
Prabowo Tuduh, Jokowi Serang Balik Mematikan, Prabowo Hancur- Lebur
Debat: Prabowo Tuduh, Jokowi Serang Balik Mematikan, Prabowo Hancur- Lebur
Asaaro Lahagu
Debat: Prabowo Tuduh, Jokowi Serang Balik Mematikan, Prabowo Hancur- Lebur
Saya mengikuti dengan serius debat perdana Pilpres. Dari gelagat Prabowo-Sandi saat memasuki arena debat, terpercik kesombongan dan keangkuhan keduanya. Hal itu terlihat dari senyum percaya diri hebat disertai sinis dari bibir Prabowo.
Saya pun bertanya, apa gerangan yang membuat Prabowo-Sandi begitu sombong saat memasuki arena debat? Jawabannya terbongkar saat keduanya meluncurkan pertanyaan mematikan kepada Jokowi-Ma’ruf. Rupanya pertanyaan itulah yang menjadi senjata maut mereka.
Baik Prabowo maupun Sandiaga, telah yakin benar pertanyaan mematikan mereka. Ketika senjata mustika itu dikeluarkan, maka Jokowi langsung KO. Lalu apa senjata maut berupa pertanyaan maut yang dikantongi Prabowo-Sandi itu?
Hanya satu, yakni soal kepala daerah, gubernur, bupati jika mendukung Jokowi, maka kasusnya menguap. Sementara jika berlawanan dengan Jokowi, maka mereka dikejar-kejar aparat. Ada Kades yang karena tidak mendukung pasangan nomor 01 tetapi mendukung pasangan nomor 02, ditangkap.
Pertanyaan Prabowo-Sandi ini sepintas lalu mematikan Jokowi. Mengapa? Karena narasi selama ini memang telah dibangun demikian oleh kubu Prabowo-Sandi. Opini kubu Prabowo pun termakan narasi itu dan menganggap hal itu fakta. Lalu apa tangkisan Jokowi?
Jokowi to the point. “Jangan menuduh Pak Prabowo”, tegas Jokowi. “Kalau ada bukti, sampaikan kepada aparat. Laporkan. Jangan langsung grasa-grusu, menuduh sana-sini, melakukan konferensi pers tentang seseorang wanita yang mukanya bengkak-bengkak lalu dibilang telah dianiaya. Padahal orang itu ternyata operasi plastik”, balas Jokowi telak.
Jawaban Jokowi ini sangat telak, langsung mematikan Prabowo-Sandi. Ini serangan balik bagaikan rudal nuklir. Langsung membungkam kubu Prabowo. Saya lihat pendukung-pendukung Prabowo yang ada di belakangnya, diam dan tak berkutik. Saat itu sebenarnya debat sudah selesai, Jokowi menang telak.
Mengapa Prabowo pingsan mendengar tangkisan Jokowi itu? Karena serangan menohok begitu runtut Jokowi adalah fakta yang tak terbantahkan. Masyarakat sudah tahu betul bagaimana Prabowo langsung melakukan konferensi pers tentang muka bonyok Ratna Sarumpaet, tetapi ternyata hoax.
Setelah serangan balik mematikan Jokowi ini, saya lihat Prabowo kembali membangun serangan, tetapi sudah lunglai. Tenaganya sudah hilang 60 persen. Serangan balik pertama Jokowi itu langsung menghancur-leburkan Prabowo. Ketika Prabowo kembali bangun dengan titik darah penghabisan, Jokowi kembali menyerang dengan senjata maut lainnya.
Saat Prabowo membangun narasi bahwa dia akan mengikis habis korupsi dan memenjarakan langsung kadernya yang korup, Jokowi langsung melancarkan serangan maut lainnya. Jokowi bertanya: “Ada 6 mantan narapidana dari kader Partai Gerinda yang menjadi caleg. Nama pengajuan mereka ditanda-tandangani oleh Ketua Umum, yakni Pak Prabowo sendiri. Lalu mengapa keenam calon itu yang sudah terbukti korupsi disetujui menjadi caleg?” tanya Jokowi menggelegar.
Prabowo menjawab linglung. Pertama ia tidak tahu data itu. Bahkan ia lagi-lagi menuduh pihak lain bahwa itu hanya tuduhan. Tetapi ketika ditunjukkan bahwa itu bukan tuduhan tetapi fakta, Prabowo akhirnya pasrah.
“Ya kalau mereka masih mau dipilih oleh masyarakat dan hukum mengijinkan mereka, ya silahkan maju sebagai caleg. Namun ingat korupsi mereka mungkin kecil-kecil dan tidak seberapa”, tangkis Prabowo mengharukan. Jelas inkonsistensi dari pernyataan melawan korupsi. Jelas jawaban Prabowo ini semakin membuatnya hancur-lebur.
Dan moment puncak kehancuran Prabowo ketika Jokowi memberikan pesan pamungkas yang menjadi bencana bagi Prabowo.
“Kami, Joko Widodo dan Ma’aruf Amin, tidak punya beban masa lalu. Kami tidak punya jejak sebagai penculik, kami tidak punya jejak sebagai koruptor, kami tidak punya jejak sebagai pelanggar HAM, kami akan sekuat tenaga memajukan bangsa Indonesia ini, menjadi bangsa yang maju”, tegas Jokowi membahana.
Pesan pamungkas ini jelas menghantam telak ulu hati Prabowo. Jejak hitam Prabowo sebagai penculik, pelanggar HAM, jelas tersayat oleh pesan Jokowi itu. Dan ketika Prabowo mendapat giliran menyampaikan pesan, idenya sudah tidak lagi bergairah, mati suri.
Dengan sisa-sisa nafasnya, Prabowo mencoba mengulang retorika bocor dan bocor. Ia berjanji akan mensejahterakan rakyat, menaikkan gaji pegawai besar-besaran dan berkali-kali lipat dengan meningkatkan 16 persen ratio pajak. Mimpi.
Saya melihat di akhir debat, para pendukung Prabowo hanya bisa menggigit jari. Wajah mereka pucat-pasi. Wajah Amin Rais terlihat semakin berkerut. Debat yang diharapkan dimenangkan oleh Prabowo, ternyata justru kalah telak akibat hoax yang selama ini dilancarkannya. Ternyata mereka memanen karma.
Saya yakin apa yang terjadi di tahun 2014 akan kembali terjadi. Apa itu? Prabowo kalah Pilpres karena kalah debat dengan Jokowi. Begitulah kura-kura.#17AprilJokowiTetapPresiden.
Salam Seword,
Asaaro Lahagu
Tuesday, January 15, 2019
Monday, January 14, 2019
Friday, January 11, 2019
BANYAK YG BILANG KE SAYA...
Kamu bela PAK JOKOWI dapat APA kok sampai ngotot dan mati"an gituuu...
terus sy jawab :
di ksh uang sama pak Jokowi TIDAK
di ksh jabatan TIDAK
di jadikan pegawai negri TIDAK
di kasih rumah TIDAK,
di ksh mobil juga TIDAK...
terus apa yg kamu dapatkan dari pak Jokowi....
kamu pingin tau..!!!!!!!
Saya hanya mendapatkan contoh pelajaran hidup dari seorang Pemimpin yg sangat baik dan dicintai Rakyatnya dengan:
#JUJUR,
#SEDERHANA,
#BERSIH DARI KORUPSI
#ASLI DARI RAKYAT BIASA BUKAN DARI TURUNAN ORANG KAYA
#SEORANG PEKERJA KERAS DARI NOL SEBAGAI TUKANG KAYU
#AMANAH
#DISIPLIN
#BANYAK PRESTASI DAN PENGHARGAAN YG DIPEROLEH MULAI DARI SEORANG WALIKOTA TERBAIK DI DUNIA, GUBERNUR, SAMPAI PRESIDEN
#MUSLIM YG TAAT
#TUTUR KATANYA LEMBUT SOPAN SANTUN
#DAN BANYAK SEKALI DARI SEMUA ITU PAK JOKOWI SUDAH BISA MENJALANKAN APA YG DIAJARKAN OLEH
NABI MUHAMMAD SAW.
TENTANG AKHLAK SEORANG PEMIMPIN. MESKIPUN BELUM SEMPURNA SEPERTI NABI MUHAMMAD..
#SABAR LUAR BIASA, 4 thn beliau dilecehkan difitnah olh lawan2 politiknya blm pernah beliau rame2 ke polisi utk melaporkan yg memfitnah beliau...
#SUAMI YG BAIK SETIA MENDIDIK ANAK2 DGN BAIK
DARI SEMUA ITU SAYA dan Keluarga BISA MENDAPATKAN CONTOH AKHLAK DARI SEORANG JOKOWI YG AKAN SY AJARKAN pada mereka, SUPAYA KELAK BILA TUHAN BERKEHENDAK SEMOGA semua keluarga ku AKAN MENJADI PEMIMPIN YG BERAKHLAK DAN BERBUDI PEKERTI YG LUHUR 😇🙏🙏🙏
#MewakiliRakyatKecil
#2019JokowiPresidenRI
Thursday, January 10, 2019
SUTAMI, SRI MULYANI DAN JOKOWI
Tulisan Prof Agus Budiyono, alumni ITB & MIT (Massachusetts Institute of Technology, Amerika)
"SUTAMI, SRI MULYANI DAN JOKOWI"
Saya dididik dan dibesarkan di sebuah lingkungan khusus di Amerika yang membuat saya tidak mudah gumunan. Di kelas sy setiap orang praktis adalah pelajar terbaik di negaranya. Di departmen sy ada pelajar terbaiknya Imperial College-London, juaranya Tokyo Tech, nomor satunya Seoul National University dsb. Rata-rata IQ di kisaran 150 dan bila orang asing, TOEFL di sekitar 648 (sekitar betul semua), dan pada ujian tertentu sebagian besar adalah pemegang patent di bidangnya. Lab mereka pada zamannya mengembangkan teknologi yang meresponse serangan Jepang di Pearl Harbor yang membantu memenangkan Amerika di Perang Dunia. Rombongan yang datang sebelumnya adalah kelompok kunci yang menjawab tantangan Soviet yang meluncurkan Sputnik dan menempatkan manusia pertama di ruang angkasa. Selang beberapa tahun kemudian Amerika mampu mendaratkan manusia di Bulan. Kelompok seangkatan saya adalah yang mampu melahirkan perusahaan sekelas Google dan Amazon. Yang menjadi motor utama industri di Route 95 (pantai timur) dan Silicon Valley (pantai barat). Capaian semua ini saya anggap wajar dan biasa saja, pas dan sesuai dengan arus, latar belakang dan milleunya.
Namun demikian dalam setting di tanah air, saya justru menemukan beberapa fenomena yang membuat saya kagum. Bisa Gumun kali ini. Bilamana pencapaian orang-orang MIT itu saya anggap luar biasa, maka apa yang saya kagumi di Indonesia justru bahkan lebih dari luar biasa. Different league. Different level.
Sy ingin mengkristalisasi rasa kagum dan hormat ini dengan tiga figur yang saya jadikan judul di atas. Hanya kebetulan saja, sekali lagi, ketiganya sama-sama dari Jawa dengan latar belakang budaya dan filosofi yang saya pahami. Ketiganya orang-orang hebat yang menggunakan filosofi: "nglurug tanpa bala, sugih tanpa banda dan menang tanpa ngasorake." Saya jauh mengagumi beliau-beliau ini dibandingkan apa yang saya lihat dan alami sendiri di almamater saya. Kenapa?
Orang-orang MIT itu hebat dan lingkungannya memahami mereka dan oleh karena itu mereka bisa mengapresiasinya. Oleh karena itu wajar dan malah expected. Sementara itu ketiga figur yang saya kagumi berada di lingkungan dimana orang-orang yang justru dibantu dimakmurkan ekonominya, yang menggunakan kemudahan yang mereka ciptakan dan menikmati suasana kondusif (ipoleksosbud hankam) yang mereka perjuangkan, banyak yang tidak paham. Boro-boro menghormati. Namun demikian, ini yang saya kagum dan perlu banyak belajar, mereka semua tidak bergeming. Diremehkan juga tenang saja. Dicaci maki juga tidak gusar. Difitnah sana sini, juga tetap sabar. Pendeknya ketiganya mewakili, saya sebut dengan bangga dan haru, kualitas penduduk nusantara yang unggul dan mumpuni. Kewl dan kewreeen. Pantas untuk menjadi pemimpin dan memimpin bangsa sebesar Indonesia dengan semua kompleksitasnya.
Masing-masing berkontribusi pada bidang keahlian yang berbeda. Juga mempunyai jalur karir yang sama sekali beda. Namun ada kesamaan benang merah dari ketiganya. Kesamaan yang distinct and unmistakeable. Dalam pengamatan saya, ketiga figur adalah orang-orang yang lurus. Orang yang lempang hatinya. Figur yang hatinya tidak terbeli dengan kekuasaan dan kekayaan. Figur yang bisa menjadi panutan dan teladan dalam hiruk pikuk perubahan global yang serba cepat. Dunia berubah. China dan Amerika berubah. Eropa berubah. Di masa yang tidak terlalu jauh, China akan menjadi ekonomi no 1, menggeser Amerika yang turun jadi no 2. China tidak akan menjadi negara berpenduduk terbanyak, posisinya diganti India. Indonesia dalam konstelasi tersebut, diprediksi akan menjadi ekonomi no 5. Negara makmur, tidak ada penduduk yang berkategori miskin. Bangsa Indonesia perlu pegangan dalam lingkungan yang serba berubah cepat ini.
Saya merasa sosok Sutami, SMI dan Jokowi adalah mercusuar di tengah ketidakpastian gelombang laut dalam langit yang kelam. Bisa diandalkan untuk menjadi pegangan dalam menentukan arah. Ketiga figur tersebut, nilai-nilai hidupnya selayaknya dicontoh, diteladani dan diambil pelajarannya untuk generasi sekarang dan utamanya generasi millenials, Y dan Z. Figur yang berprestasi tinggi, dengan pengakuan dunia, tapi tetap tawadu’ dan rendah hati. Figur yang tidak serakah, tidak tamak dengan kekuasaan, tidak menyodor-nyodorkan anak-anaknya, istri atau suaminya, saudara-saudaranya, untuk ikut memanfaatkan kemudahan-kemudahan, privilege atau keistimewaan dari jabatan atau pun bahkan pengaruh yang mereka punya.
Siapa orang Indonesia tidak kenal dengan Menteri Sutami, menteri termasyhur dalam sejarah NKRI? Sutami, berkat reputasinya, adalah satu2nya menteri era Soekarno yang tetap dipilih oleh Soeharto di kabinetnya. Hidupnya lurus lempang tidak ada cacat. Empat belas (14) tahun menjadi menteri tapi tidak mempunyai rumah sendiri. Pernah listriknya diputus karena terjadi tunggakan. Pak Jokowi juga menjadi presiden pertama RI yang mendapatkan recognisi dan strong opinion tentang komitmennya menciptakan pemerintahan yang bersih. Hal ini karena beliau benar-benar walk the talk. Bukan lamis-lamis lambe. Bukan NATO. Menerapkan dalam kesehariannya. PM Mahathir menyebutnya secara khusus standar Jokowi “reaching the unprecendented level” dalam sejarah Indonesia. Penting ini karena datang dari tetangga sebelah yang tahu rumah tangga kita. Pemimpin bisnis terdepan China, Jack Ma, juga memberikan pujian kepada Jokowi tentang resiliencenya dalam menghadapi badai fitnah. Begitu juga dengan pemimpin-pemimpin dari Korea yang langsung saya dengar sendiri. Mereka semua all in kepercayaannya kepada Jokowi. Mereka mengatakan bila Indonesia bisa dijaga untuk tetap bisa memunculkan pemimpin seperti Jokowi maka memang sudah keniscayaan Indonesia akan menjadi salah satu dari 4 adidaya dunia. Beberapa pemimpin Korea, saya tahu peris karena langsung membantu, sudah menaruh uangnya di pasar investasi Indonesia. Orang Korea, bahkan dalam level pemimpin, saja percaya. Masak kita yang asli orang Indonesia tidak?
Saya tidak heran, bila selama perjalanan bisnis terakhir saya ke Seoul selama lima hari bertemu dengan pimpinan 16 perusahaan besar Korea. Mereka semua, semuanya, bertanya dan ingin memastikan pemerintah sekarang berlanjut ke periode berikutnya. Saya mengatakan dan mengafirmasi dari big data saya, jawabannya YA. Saya mahfum dari pengamatan saya mengajar dan mendirikan bisnis di sana selama 8 tahun, bahwa pemerintah yang bisa menciptakan iklim bisnis yang certain, yang pasti, sangat diharapkan untuk keberlanjutan bisnis dan investasi jangka panjang. Prinsip ini sebenarnya yang menjadi sokoguru Keajaiban Ekonomi Korea (The Mirable of Han River). Dunia bisnis tidak menyukai kecenderungan kepada hal yang serba tidak pasti. Yang abu-abu dan tidak jelas juntrungnya. Yang perlu maneuver pat pat gulipat. Pong pong garengpong. Ini semua dibersihkan ketika figur seperti Jokowi dan Sri Mulyani menjadi pimpinan. Tujuannya adalah menciptakan iklim bisnis dan investasi yang mempunyai kepastian. Yang sehat dan saling memakmurkan dalam semangat kolaborasi dan bahu-membahu antar komponen bangsa bahkan antar bangsa.
Kemarin sy menghadiri dan mengikuti dengan seksama paparan Kepala Bappenas, Professor Bambang S Brodjonegoro, di Fairmont Jakarta, berisi “Sosialisasi Visi Indonesia 2045: Berdaulat, Maju, Adil dan Makmur. Banyak faktor disebut sebagai prerequisite agar Visi Indonesia 2045 bisa terwujud. Bagi saya yang paling penting adalah SDM yang perlu disiapkan untuk menjadi pemimpin Indonesia. Haruslah sosok-sosok yang tidak hanya cerdas, tapi juga bermoral dan berakhlak yang baik. Yang bisa amanah bila diberi mandat dan kepercayaan.
Figur seperti Sutami, Sri Mulyani Indrawati dan Jokowi.
P.S.
Mohon bantu dishare dan disebarluaskan ke berbagai kalangan terutama generasi penerus. Kita bersama saling mengingatkan dalam kebaikan. Menjaga agar suasana Indonesia sehat dan kondusif. Akan baik bila ajakan ini bisa dibaca jutaan orang Indonesia demi pendidikan karakter bangsa.
Tuesday, January 8, 2019
Saturday, January 5, 2019
BUKTI APA LAGI YANG HARUS KAMI TUNJUKAN ?
1. Bayar ganti rugi korban LAPINDO.
2. IKAN Melimpah karena Kapal-kapal Pencuri ikan ditenggelamkan oleh bu SUSI PUDJIASTUTI.
3. SINGAPURA Semakin "Segan" Kepada INDONESIA karena kebijakan TAX AMNESTI.
4. Pulau NATUNA sudah direbut oleh JOKOWI dari tangan CHINA.
5. Saham FREEPORT 51% untuk INDONESIA.
6. Mafia PETRAL yang merugikan negara bubar di tangani JOKOWI.
7. Bencana KABUT ASAP sudah berhasil diminimalisir nyaris tidak ada lagi.
8. INDONESIA jadi anggota OTDC karena PDB diatas 1T.
9. BBM satu harga seluruh INDONESIA di realisasikan.
10. SERTIFIKAT TANAH untuk rakyat miskin.
11. Dana desa, KIP, KIS untuk rakyat.
12. Listrik sudah menyala di desa terpencil
13. Jalan TRANS PAPUA di selesaikan.
14. Jalan TRANS SUMATRA dan jalan yang mnghubungkan antar provinsi sedang dalam proses penyelesaian.
15. Listrik tenaga angin di SIDRAP.
16. IRIGASI, BENDUNGAN, EMBUN dibangun untuk mengairi sawah pertanian agar bisa panen 3x setahun. ( menuju swasembada pangan)
17. Pembangunan 10 JEMBATAN GANTUNG di BANTEN sudah selesai.
18. Pembangunan 32 JEMBATAN GANTUNG sedang dalam penyelesaian.
19. Bandara KERTAJATI selesai ditangan JOKOWI sehingga menggerakan ekonomi rakyat.
20. Pelabuhan TANJUNG PRIOK sekarang bisa untuk transit kapal besar sehingga tidak perlu transit di Singapura.
21. Pemerintahan pak JOKOWI sudah bisa Mencicil utang rezim SBY 1600 T.
22. Hari SANTRI nasional di berlakukan
23. Proyek proyek mangkrak dibereskan
24. HTI pencinta KHILAFA di bubarkan
25. GOOGLE bayar pajak di wajibkan
26. Bandar NARKOBA nyawanya dihilangkan
27. Pengemplang pajak dipaksa ikut aturan
28. TEAM CYBER pungli di berdayakan
29. OTT gencar dimana mana
30. BLOK ROKAN dan BLOK MAHAKAM direbut kembali
31. OPM kembali kepangkuan ibu pertiwi
32. Pabrik gula terbesar di lampung
33. 15 bandara baru disiapkan
34. Jalan tol 5000 km diselesaikan 3,5th berjalan
35. PLBN mega di setiap perbatasan
36. Dunia mengakui kemajuan REPUBLIK
INDONESIA
37. Atlit Berprestasi Diperhatikan dengan Memberikan Bonus sebelum "Keringat Kering".
39. Bagi Pasien Cuci Darah, Operasi Jantung yang masuk Program BPJS gratis.
40. Anggaran Dana Desa. program dana desa telah berhasil membangun jalan desa di seluruh pelosok Indonesia sampai 121.709 kilometer. Belum pernah ada dalam sejarah di Indonesia.
Dan Masih banyak lagi prestasi presiden Jokowi.
So what gitu loh...?
✍🏻 Share ini berulang-ulang agar tidak buta dan tuli lagi bagi mereka yang nyinyir ✊🏻✊🏻
PENCERAHAN DARI DANSESKO TNI LETJEND. TNI. AGOES SUTOMO
Cara Kerja Intel
PENCERAHAN DARI DANSESKO TNI LETJEND. TNI. AGOES SUTOMO ;
...................
(" Masyarakat harus yakin. TNI tetap setia pada NKRI dan rakyat. TNI tahu kapan saatnya mengambil sikap kalau negara memang dalam keadaan genting....".
Letjend. TNI. Agoes Sutomo).
(Rangkuman materi Geopolitik dan Geostrategi Indonesia dalam kaca mata inteligent) ;
........................
1. Kalau kita mendengar presentasi Panglima TNI ttg perspectif ancaman pada ILC yang lalu maka kita akan paham kenapa Indonesia menjadi sasaran target incaran negara maju di dunia.
2. Kekuatan asing yang mengincar Indonesia sangat berharap Indonesia rusuh, perang saudara seperti Suriah sekarang.
3. Untuk itu mereka telah melakukan skenario (ibarat lingkar obat nyamuk) secara sistematis melakukan proxy war pelemahan Ketahanan Nasional Indonesia dari masa ke masa secara bertahap dan halus
4. Pelemahan sistem pertahanan kita itu meliputi semua bidang. Mulai dari ekonomi, politik, hukum, peraturan perundangan, sejarah, media informasi, pergeseran watak prilaku bangsa, gaya hidup, institusi pemerintah, termasuk pelemahan TNI baik secara fungsi dab wewenang.
5. Pelemahan sistem pertahanan ini tentu melalui operasi inteligent masive dan terstruktur
6. Ada USER (State /non state (negara/kelompok elit), ada AGENT HANDLE, di bawahnya AGENT ACTION, di bawahnya lagi INFORMAN berlapis.
7. Tiap struktur dan bahagian ini bergerak menurut tupoksinya masing masing, dimana diantara sesama merekapun tidak saling mengenal. Yang tahu hanya SANG USER.
8. Mereka di bayar, di latih, untuk melakukan operasi operasi cipta kondisi bahkan sabotase dengan bantuan dana tanpa batas serta dukungan power politik yang kuat.
9. Masing agent ini masuk melebur kedalam sendi sendi kehidupan bernegara kita. Ada yang masuk dan menjadi tokoh negarawan, dosen, pengamat, pejabat publik, institusi pemerintahan (Eksecutive, legislatif, yudicative), dunia perbangkan, dunia perfilman,
Bahkan sampai ke istana dan tubuh TNI-POLRI sekalipun.
10. Agent handle sebagai pengendali, Agent action sebagai eksekutor, informan sebagai pengumpul informasi lapangan.
11. Masing agent ada yg bergerak sebagai pendukung, kontra, pihak ke tiga dari pemerintahan.
12. Semua bergerak dalam rangka mengamankan setiap kepentingan USER di Indonesia. Salah satu contoh yang marak sekarang adalah bagimana merekayasa terjadi gejolak kerusuhan di Indonesia.
13. Untuk menciptakan gejolak masing agent bergerak untuk menanamkan rasa saling benci, saling curiga, saling buruk sangka, diantara sesama anak bangsa. Baik antar suku, antar agama, antar ormas, antar ulama antar pengamat, antar kampus, antar parpol, antar tokoh bangsa. Termasuk antar institusi
14. Kita semua seolah di paksa dan di giring kepada satu titik yaitu PERANG. sekecil apapun masalah akan di peruncing dan di provokasi. Timbal balik.
15. Tujuannya hanya satu : Menjadikan anak bangsa menjadi bangsa yang sinis, egois, ambisius, sadis, anti kebersamaan.
16. Kita di jauhkan dari sifat asli bangsa Indonesia seperti : Pejuang, militan, pemberani, kuat, kompak, suka bermusyawarah, gotong royong.
17. Jadi kalau ada kejadian disekitar kita yang diluar kewajaran itu adalah salah satu bentuk hasil kerja para agent tersebut.
18. Perang saudara adalah hal yang sangat di inginkan USER asing thd indonesia. Agar kita akhirnya terpecah belah, hancur lebur, lemah untuk kemudian mereka kuasai (Jajah).
.................
SOLUSI :
1. Jadilah kita kembali menjadi jati dirinya orang Indonesia. Sebuah kesadaran kolektif senasib satu bangsa dan satu rasa cinta tanah air. Tak ada pandang SARA. Kita adalah sebuah bangsa yang kuat dan bersaudara.
2. Jangan mau terpancing untuk menjadi "Tidak Waras" (Sesuai keinginan USER) untuk punya keinginan saling bunuh, saling memerangi, saling menghabisi antar sesama anak bangsa. Persoalan politik diselesaikan dengan cara politik yang moderat.
3. Kalau Indonesia pecah perang saudara, banyak negara sekitar kita yang tepuk tanga dan bahagia.
4. Secara politik konstitusional. Tidak ada sebaik kembali lagi kepada UUD 1945 dan Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Karena itu di buat oleh para Founding Father kita melalui sebuah perenungan, pemikiran, dan penghayatan yang sangat dalam sesuai dengan kondisi bangsa.
5. Ikat kembali rasa persatuan sesama anak bangsa. BUNUH segala bentuk skenario para USER tersebut dengan tidak mudah terpancing, dan justru merekat kembali rasa persaudaraan.
6. Bagi pemuda pemuda idealis dan nasionalis. Mari ikut berjuang mengambil peran dan posisi strategis negara untuk melakukan perbaikan moral dan cita cita bangsa.
7. Percayalah. TNI tetap solid dan setia terhadap NKRI. Bersama Rakyat TNI Kuat. TNI tahu kapan saat yang tepat untuk mengambil sebuah keputusan disaat negara genting......
Thursday, January 3, 2019
BUKTI APA LAGI YANG HARUS KAMI TUNJUKAN ?
1. Bayar ganti rugi korban LAPINDO.
2. IKAN Melimpah karena Kapal-kapal Pencuri ikan ditenggelamkan oleh bu SUSI PUDJIASTUTI.
3. SINGAPURA Semakin "Segan" Kepada INDONESIA karena kebijakan TAX AMNESTI.
4. Pulau NATUNA sudah direbut oleh JOKOWI dari tangan CHINA.
5. Saham FREEPORT 51% untuk INDONESIA.
6. Mafia PETRAL yang merugikan negara bubar di tangani JOKOWI.
7. Bencana KABUT ASAP sudah berhasil diminimalisir nyaris tidak ada lagi.
8. INDONESIA jadi anggota OTDC karena PDB diatas 1T.
9. BBM satu harga seluruh INDONESIA di realisasikan.
10. SERTIFIKAT TANAH untuk rakyat miskin.
11. Dana desa, KIP, KIS untuk rakyat.
12. Listrik sudah menyala di desa terpencil
13. Jalan TRANS PAPUA di selesaikan.
14. Jalan TRANS SUMATRA dan jalan yang mnghubungkan antar provinsi sedang dalam proses penyelesaian.
15. Listrik tenaga angin di SIDRAP.
16. IRIGASI, BENDUNGAN, EMBUN dibangun untuk mengairi sawah pertanian agar bisa panen 3x setahun. ( menuju swasembada pangan)
17. Pembangunan 10 JEMBATAN GANTUNG di BANTEN sudah selesai.
18. Pembangunan 32 JEMBATAN GANTUNG sedang dalam penyelesaian.
19. Bandara KERTAJATI selesai ditangan JOKOWI sehingga menggerakan ekonomi rakyat.
20. Pelabuhan TANJUNG PRIOK sekarang bisa untuk transit kapal besar sehingga tidak perlu transit di Singapura.
21. Pemerintahan pak JOKOWI sudah bisa Mencicil utang rezim SBY 1600 T.
22. Hari SANTRI nasional di berlakukan
23. Proyek proyek mangkrak dibereskan
24. HTI pencinta KHILAFA di bubarkan
25. GOOGLE bayar pajak di wajibkan
26. Bandar NARKOBA nyawanya dihilangkan
27. Pengemplang pajak dipaksa ikut aturan
28. TEAM CYBER pungli di berdayakan
29. OTT gencar dimana mana
30. BLOK ROKAN dan BLOK MAHAKAM direbut kembali
31. OPM kembali kepangkuan ibu pertiwi
32. Pabrik gula terbesar di lampung
33. 15 bandara baru disiapkan
34. Jalan tol 5000 km diselesaikan 3,5th berjalan
35. PLBN mega di setiap perbatasan
36. Dunia mengakui kemajuan REPUBLIK
INDONESIA
37. Atlit Berprestasi Diperhatikan dengan Memberikan Bonus sebelum "Keringat Kering".
39. Bagi Pasien Cuci Darah, Operasi Jantung yang masuk Program BPJS gratis.
40. Anggaran Dana Desa. program dana desa telah berhasil membangun jalan desa di seluruh pelosok Indonesia sampai 121.709 kilometer. Belum pernah ada dalam sejarah di Indonesia.
Dan Masih banyak lagi prestasi presiden Jokowi.
So what gitu loh...?
✍🏻 Share ini berulang-ulang agar tidak buta dan tuli lagi bagi mereka yang nyinyir ✊🏻✊🏻
BAKARLAH...🔥 AkanKupadamkan🌧
BAKARLAH...🔥
AkanKupadamkan🌧
Seorang gadis cantik sedang berjalan seorang diri, tiba-tiba disergap sejumlah pemuda brandalan bau alkohol...
Tasnya direbut,
dompetnya diambil,
perhiasannya dipreteli,
dan
rame-rame mau perkosa...
Tapi pucuk dicinta ulam pun tiba, tidak tahu darimana asal-usulnya, mendadak datang seorang pemuda "ksatria,"
menghajar para pemuda-pemuda brandalan itu, sampai babak belur dan lari terkencing-kencing...
Lalu pemuda "ksatria" itu, dengan penuh simpatik menghampiri gadis cantik, yang telah kusut-masai, lalu memberinya minum, menghiburnya dan mendampinginya, sampai keadaan menjadi normal kembali...
(Istilahnya dalam politik, menjadi aman terkendali..!!)
Tentu saja gadis cantik, yang semula nyaris kehilangan asa itu, akan bersujud syukur penuh terima kasih, dan menganggap pemuda itu adalah pahlawan bagi dirinya dan
(ehem-ehem)
layak menjadi pendamping hidupnya....
Gadis cantik itu sama sekali tidak menyangka kalau kejadian itu sebenarnya settingan, sudah diatur sedemikian rupa, dan yang mengatur itu adalah ksatria palsu itu sendiri...
Rakyat netizen yang saya hormati...
Skenario mirip film, zaman Rhoma Irama inilah, yang sekarang tenar kembali, setelah diangkat menjadi :
"teknik resmi" kampanye presiden di Amerika Serikat.
Teknik canggih namun penuh rekayasa, hoax, fitnah dan tipu daya ini disebut : Teknik "Firehose at Falsehood."
atau
mudahnya diartikan teknik : "Memadamkan api saat kebakaran..."
Teknik yang dikembangkan, oleh konsultan politik bayaran, bernama Rob Allyn asal AS ini, konon...terbukti mampu mengantarkan George Bush dan Donald Trump, menjadi orang nomor satu di AS. Sementara Vincente Fox menjadi orang nomor satu di Meksiko, menyingkirkan partai pesaing, yang telah bercokol selama 71 tahun...!!
Akhir-akhir ini santer kabar, bahwa bule kelahiran :
18 Okotober 1959.
(yang dikenal jago rekayasa dan memutar-balikan fakta ini) juga masuk ke Indonesia, membantu :
Bapak Prabowo Subianto,
sejak tahun 2000 untuk memenangi Pilpres...
Tentu tehnik-tehnik, yang dibawa juga, tidak jauh-jauh berbeda, dengan yang telah saya ilustrasikan di atas...
Intinya...Indonesia (yang aslinya memang sudah agak ruwet) seolah-olah dibikin ruwet, seruwet-ruwetnya, syukur-syukur sampai "terbakar,"
lalu mereka rame-rame, bak pahlawan memadamkannya...😭
Maka jangan heran, ada orang yang terus berteriak-teriak :
- Indonesia akan bubar,
- akan bangkrut,
- ekonomi dikuasai asing,
- banjir TKA China,
- rakyat tidak bisa makan,
- BUMN dijual semua,
- kekayaan alam dikuasai asing,
- utang mencekik,
- listrik naik,
- gas naik,
- BBM naik,
- biaya kesehatan naik,
- tempe setipis kartu ATM dsb dsb dsb...
pokoknya issue apa saja, yang bisa membuat Indonesia "terbakar" segera.
(Ini kayak pemuda brandalan, yang sengaja diutus, untuk mengganggu gadis tadi...!!
Brandalannya perlu dibuat serem, mata pece sebelah, penuh tato, bekas sayatan, bau alkohol dll...)
Padahal berita-berita, yang lebih valid dari dalam maupun luar negeri, justru melaporkan keadaan yang sebaliknya...!!
Bandingkan dengan, kasus saat :
Basuki Tjahaya Purnama.
memimpin Jakarta dulu.
Jakarta saat itu terus digoyang berbagai issue :
- dari issue SARA,
- sampai mayat tidak disholatkan,
- hingga muncul demo berjilid-jilid, yang membuat rakyat Jakarta, mengalami keletihan, seletih-letihnya...
(Dan ini memang yang diharapkan...!!)
Lalu setelah Jakarta "terbakar" dengan aneka issue rekayasa, terutama issue penistaan agama,
sampai Ahok terjungkal,
lalu mereka rame-rame, turun gunung memadamkan api, menciptakan kesan seolah-olah dibawah Anies Baswedan semua aman terkendali...
"Ya...kan...? apa kubilang, zaman dipimpin Ahok, Jakarta ribuutt melulu, kapan kita bisa kerja, tapi sekarang setelah dipimpin Anies, alhamdulillah damaai dan tenaang..."
Hahaha....persis cara kerja pak petugas pemadam kebakaran, hanya saja yang membuat kebakaran, di sana-sini bukan siapa-siapa, tetapi mereka-mereka sendiri...
Teknik :
_"firehose at falsehood"
sangat membutuhkan kebohongan,
yang seedan-edannya---seperti yang dilakukan, Ratna Sarumpaet dan sutradaranya, tidak peduli saat Indonesia sedang menghadapi musibah memilukan---karena dengan kebohongan yang super edan seperti itu, agendanya, agar Indonesia cepat "terbakar."
Lebih mudah diraih, dalam tempo sesingkat-singkatnya, demi efisiensi biaya...
Dan mereka bisa segera tampil, sebagai pemadam kebakaran (palsu)...
Kayak pemuda gombal tadi, yang berlagak kesatria menolong gadis lugu, padahal aslinya pemuda ndeso plonga-plongo...hahaha..!!😜
Tapi Tuhan maha tahu.
Akan ada jalan, buat yang benar untuk menang.
Begitu kata Eric Tohir, bos besar kampanye pemenangan JKW-Amin.
Insyaallah...Yang Diatas tidak akan rela bangsa ini di porak-poranda, hanya karena gara-gara kampanye gila, model Rob Allyn...
Figur Jokowi sebagai pemimpin yang tidak mudah "terbakar" oleh fitnah dan hoax jenis apapun, bagai tembok besar China yang melindungi bangsa ini, dari kampanye kotor model Rob Allyn...
Rakyat netizen yang saya hormati...
Jangan pernah beri kesempatan, mereka :
"membakar" Indonesia,"
dan
menjadi pemadam kebakaran gadungan...!!
Jakarta sudah cukup menjadi, experimen raksasa bagi kita semua, untuk lebih cerdas melihat masa depan Indonesia...🇮🇩
Diam adalah selemah-lemahnya iman...!!!
Diam itu bukan lagi emas tapi malah emas kita habis dirampok.
Saatnya sebarkan pesan ini agar makin banyak yg merenung dan menjadi cerdas.
Jangan salah pilih dan Indonesia bisa-bisa dipimpin rezim otoriter yg seenaknya sendiri.
Saat ini uang sudah mengalir ke seluruh penjuru agar makin banyak dakwah-dakwah penuh hinaan dan hujatan kepada pemerintah.
Tujuannya agar rakyat menjadi galau seperti gadis tadi dan percaya akan sesuatu yang sepertinya benar namun sebenarnya salah. Dakwah yg suci tak pernah penuh hujatan politik. Sadarlah...mereka sudah dibayar. Lihatlah gaya hidup pendakwah2 brutal itu saat ini.
Rakyat jadi mudah ditipu dan percaya bahwa ksatrialah yg akan datang dan tidak mau mendengarkan bahwa rekam jejak capres penuh kekejaman dan rekam jejak cawapres penuh tipuan untuk mendapatkan uang. Rakyat malas mencari tau siapa dibalik semua hoax2 penuh racun. Karena seperti gadis tadi masih lugu. Dan malas mencari tau ada apa dibalik suatu kejadian.
AYO SEBARKAN. Jangan takut. Ini adalah pencerahan berpolitik.
Salam Perjuangan
Merdeka...!!!
Hidup NKRI🇮🇩🇮🇩👍👍👍
PERANG JOKOWI UNTUK INDONESIA
(Perang Politik Indonesia Yang Tidak Terlihat Oleh Publik)
1. PERANG MELAWAN USA
Ketika awal Jokowi berkuasa, yang paling berbahaya secara politik adalah sikap Jokowi yang ingin memaksa Freeport mengakhiri Kontrak Karya dan patuh kepada UU Minerba. Karena ini menyangkut kepentingan AS yang Lima Presiden sebelumnya tidak mampu menghadapi.
Apalagi Jokowi bukan presiden yang pemimpin Partai, yang tentu tidak punya kekuatan terorganisir di akar rumput menahan gejolak serangan politik dalam negeri.
Benarlah. Tahun 2015 suhu politik memanas dengan munculnya skandal “Papa minta saham” yang berkaitan dengan Dirut PT. Freeport Indonesia dan Setya Novanto bersama Murez.
Isi rekaman itu menyeret nama nama mantan presiden sebelumnya yang terlibat dalam konspirasi tingkat tinggi.
Setya Novanto lolos dari kasus ini karena dia tidak mau bersaksi atas isi rekaman itu.
Secara tidak langsung Novanto menyelamatkan muka para presiden sebelumnya.
Tanpa operasi Intelligent Asing tidak mungkin rekaman yang sudah setahun lebih muncul lagi kepublik dan membuat gemetar elite politik. Ini seakan sinyal kepada Jokowi bahwa jangan main main dengan Freeport.
Apakah itu cukup? Belum.
Pada bulan Februari 2016, Kapal selam AS berkekuatan nuklir mendekati perairan Indonesia. Ini provokasi yang berbahaya.
Jokowi telah memerintahkan TNI AL harus tanpa ragu menjaga teritori Indonesia. Tim reaksi cepat Western Fleet Quick Response (WFQR) TNI AL dipiloti Kapten Laut (P) S Hayat dan Lettu Laut (P) Asgar Serli bergerak cepat menuju wilayah perairan Nongsa, Batam.
Pusat Penerbangan TNI AL yang bermarkas di Tanjungpinang harus melaksanakan prosedur tetap dalam Standar operasi tempur untuk menjaga teritory Indonesia.
Berita ini tidak begitu di perhatikan oleh Publik. Padahal saat itu prajurit TNI berhadapan dengan Angkatan laut AS yang menggunakan Kapal selam modern untuk mendekati perairan Indonesia.
Saya yakin apalah arti kekuatan Helikopter Helikopter BO 105 nomor lambung NV-408, di bandingkan dengan kekuatan angkatan laut AS. Tapi prajurit TNI tanpa sedikitpun ragu terus me shadow kapal selam itu untuk segera menjauh dari perairan Indonesia.
Selesai? Belum. Masih ada lagi.
Di penghujung tahun 2016 atau bulan november terjadi aksi massa umat islam yang dikenal dengan gerakan GNMF MUI untuk memenjarakan Ahok yang dituduh menistakan agama.
Namun sebetulnya diarahkan untuk menjatuhkan Jokowi. Terbukti dalam aksi 411 ratusan ribu orang berdemontrasi mengepung istana negara. Dan ada kesengajaan membuat bentrok yang memancing kerusuhan di depan istana.
Aparat dengan kesetian tinggi kepada Presiden berhasil menjaga ketertiban demo tersebut walau sempat terjadi gesekan massa dengan aparat.
Selesai? Belum lagi.
Sebulan kemudian diadakan lagi aksi 212, tujuan tetap sama memenjarakan Ahok dengan target Istana negara.
Kali ini Jokowi datangi peserta demo dengan percaya diri, dan memastikan dia tidak takut dan memberi pesan dia bukan musuh umat islam.
Apakah itu cukup? Belum.
Pada saat hari Pilkada DKI, Kapal induk bertenaga nuklir milik Amerika Serikat (AS) USS Carl Vinson memasuki wilayah Indonesia dengan alasan mengawal kunjungan Wakil Presiden AS Mike Pence ke Indonesia.
Kunjungan dengan kawalan berkekuatan besar ini secara tidak langsung AS menerapkan 'smart power' terhadap Indonesia.
“Kamu jangan coba coba melawan saya“.
Pada bulan itu juga memang sedang dilakukan perundingan dengan Freeport. Jokowi menghadapi tekanan itu dengan tenang. Dalam pertemuan dengan Jokowi, Mike Pence tidak jadi menyinggung soal Freeport.
Provokasi AS di perairan Indonesia dan adanya pressure group sebagai proxy AS yang membuat stabilitas politik dalam negeri terganggu, menguatkan argumen para elite politik dan Jenderal bahwa berhadapan dengan kepentingan AS di Indonesia sangat berbahaya.
Tahun 2017 Prabowo mengatakan bahwa Indonesia harus menghormati kepentingan AS. Bahkan Prabowo sampai mengingatkan pemerintah Jokowi bahwa Amerika Serikat pernah membantu bangsa Indonesia pada beberapa hal.
Tentu ini berkaitan dengan kekisruhan perundingan dengan Freeport yang enggan melepaskan sahamnya 51% kepada Indonesia. Tapi Jokowi memastikan lewat Jonan bahwa opsi divestasi 51% saham Freeport tidak bisa ditawar.
Sikap Jokowi sudah jelas sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Pemegang KK harus beralih operasi menjadi perusahaan IUP (Izin Usaha Pertambangan) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
Sikap ini dipegang dengan konsisten.
2. PERANG MELAWAN CHINA
Bukan hanya AS yang dibuat Jokowi tidak berdaya. China juga merasakan sikap keras Jokowi.
Dalam pertemuan APEC di Beijing. Jokowi dengan tegas akan memberikan ruang ALKI kepada AS. Dengan demikian tidak berdesakan dengan China di Malaka.
Bahkan Jokowi menolak dengan keras klaim China atas laut China Selatan dan menggantinya nama laut China Selatan menjadi laut Natuna Utara.
Itu membuat pemerintah China geram, tapi apa daya yang dihadapi adalah Jokowi si manusia keras kepala yang sangat mencintai negerinya. Masih bilang Jokowi antek Cina?
Setelah pertemuan APEC di Beijing Jokowi akan membangun pelabuhan check point di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi. Waktu itu baik China dan AS setuju untuk mengakhiri konflik Laut China Selatan.
Atas kesepakatan itu China merasa aman dengan program OBOR untuk menghubungkan China ASEAN.
Pembangunan kereta logistik digelar dari Guangxie melalui Vietnam, Thailand, Malaysia Singapore dan rencana dengan jembatan laut Malaka akan terhubung dengan Indonesia (Dumai).
Saat sekarang jalur kereta sudah sampai di Malaysia dan sedang membangun tunnel ke Singapore.
Sementara AS sedang memperkuat investasi explorasi gas di blok Santa Fee, blok Masela (laut Arafuru- Maluku) dan blok Mahakam, Kalimantan Timur.
Tetapi dalam perjalanannya Jokowi tidak pernah komit dengan kesepakatan APEC itu. Jokowi tidak menanggapi proposal jembatan Selat Malaka yang menghubungkan Dumai dengan Malaka. Padahal proyek itu sudah dapat izin prinsip dari pemerintah SBY.
Program Toll Laut Jokowi bukannya mendukung OBOR malah bersaing dengan OBOR. OBOR (One Belt One Road) tidak akan dapat peluang menyentuh Malaka sebelum Sumatera terkoneksi dengan toll laut maupun toll darat. China dibuat pusing.
Bagaimana dengan AS?
Blok Mahakam di take over oleh Pertamina awal tahun ini dan Blok Masela di bangun di darat dan sekarang justru Jokowi akan membangun pangkalan militer di Kepulauan Arafuru.
AS tambah pusing.
Jokowi tidak mau mengorbankan Geostrategisnya untuk kepentingan asing.
"Bagaimana mau kerjasama kalau tidak ada yang komit. Jokowi seenaknya mengabaikan komitmen yang dibuatnya," kata seorang konsultan Geostrategis kepada.
Janji China akan menggelontorkan dana USD 30 miliar untuk jalan toll Sumatera & toll laut, nyatanya hanya 10% saja yang cair. Mau komit bagaimana?
Amerika juga sama, tidak ada niat baik menyelesaikan masalah Freeport dengan mulus. Mau komit bagaimana ?
Saya rasa ini hanya pertimbangan fairly.
Kalau mau bersinergi, China dan AS harus tunjukkan itikad baik. Sekarang Indonesia, dengan atau tanpa China atau AS pembangunan jalan terus sesuai agenda.
AGENDA JOKOWI UNTUK INDONESIA
China selesaikan saja komitmen membiayai jalan toll Sumatera dan toll laut, dalam koridor B2B.
Kemudian AS gunakan Jepang & Eropa bangun koneksitas Kalimatan & Sulawesi. Dukung penyelesaian masalah Freeport.
Kalau itu semua sudah selesai, Jokowi akan komit. Karena kalau infrastruktur terbangun, Indonesia juga siap bersaing dalam program OBOR-nya China dan Grand Pacific-nya Amerika.
Tidak mungkin Indonesia hanya jadi penonton pertumbuhan ekonomi global yang terperangah melihat infrastruktur konektivitas kawasan Asia Pasifik sementara infrastruktur lokal masih compang-camping.
TERLALU BANYAK MUSUH
Memang perjuangan mempertahankan NKRI itu tidak mudah. Apalagi proxy AS dan China ada disemua Partai Politik di Indonesia.
Musuhnya bukan saja orang asing tetapi juga dari dalam negeri yang berkedok pengamat, tokoh agama dan politisi. Mereka tanpa rasa malu secara vulgar menunjukan keberpihakannya terhadap asing.
Tidak ada mereka berdemo memberikan dukungan kepada Presiden dalam upaya nasionalisasi Sumber Daya Alam kita.
Bagi mereka bagaimana caranya agar agenda asing terkabulkan dan Jokowi jatuh, entah bagaimana caranya.
Yang penting mereka dapat uang dan kekuasaan. Mereka ngak peduli hanya jadi jongos asing dan membela kepentingan asing.
JEJAK KEMENANGAN JOKOWI
Dipenghujung tahun 2018 Blok Mahakam, Blok Sanga-Sanga dan Blok Rokan dikuasai sepenuhnya 100% oleh Pertamina.
Divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia selesai dengan pembayaran lunas oleh PT Inalum pada 21 Desember 2018.
Jokowi masih bisa tersenyum tanpa beban menyapa rakyat dengan gaya santainya.
Belakangan AS dan China harus bermanis muka kepada Jokowi agar Indonesia berperan dalam proposal Indopacific dan tetap saja Jokowi menentukan arah proposal itu sesuai dengan kepentingan Indonesia.
Sementara gerakan pressure group semakin kehilangan ide dan pijakan politik. Beberapa diantara mereka kini tersangkut kasus pidana dan mungkin ada yang hampir gila karena ngoceh salah terus.
Pemilu 2019 adalah panggung Jokowi, untuk periode kedua dengan dukungan penuh dari koalisi partai yang akan menguasai kursi minimal 70% di DPR.
Jangan biarkan Jokowi berjalan sendirian. Rakyat Indonesia cinta damai berjuanglah bersama Jokowi demi membela Indonesia.
Robert Erik Latumahina.
Cooas by wall fb Tunggul Jati.
Monday, December 31, 2018
Inilah 47 Prestasi Kepemimpinan Presiden Jokowi untuk memakmurkan rakyat dan kemajuan NKRI.
Inilah 47 Prestasi Kepemimpinan Presiden Jokowi untuk memakmurkan rakyat dan kemajuan NKRI.
1. Membubarkan PETRAL yg bisa hemat anggaran sebesar Rp.250.miliar/hari
2. Mencabut subsidi BBM , sehingga dana nya dapat digunakan untuk berbagai hal yg produktif
3. Meresmikan pembuatan jalan toll Trans Sumatera tahap I dari Lampung-Palembang-Indralaya
4. Meresmikan dimulainya pembangunan PLTU Batang, Jawa Tengah dengan Kapasitas 2.000.MW yang mangkrak selama empat tahun
5. Dimulainya pengairan Waduk Jatigede, Sumedang yg berfungsi untuk mengendalikan banjir di Indramayu , pengairan sawah sawah di Jawa Barat serta pembangunan PLTA dgn kapasitas 110.MW
6. Pada Tanggal 09-09-15, dimulainya pembangunan jalur LRT jurusan Cibubur-Cawang dan Bekasi Timur-Cawang (info: Kemen PUPR)
7. Pada Tanggal 21-09-15, peresmian dioperasikan nya Bor Raksasa untuk membuat terowongan dalam tanah guna jalur MRT trayek Lebak Bulus-KebayoranBaru-Senayan-Bundaran Hotel Indonesia
8. Pemerintahan Jokowi menggelontorkan dana sebesar Rp.16.triliun untuk membangun infrastruktur di perbatasan Kalimantan dari Kalimantan Utara sampai Kalimantan Barat
9. Pembangunan Pelabuhan Laut dalam di Papua : Sorong, Manokwari, Jayapura dan Merauke , serta infrastruktur pembuatan jalan yg menghubungkan kota kota di Papua.
10. Perusahaan Saudi Arabia ARAMCO akan membangun Kilang Minyak serta Storage BBM di Indonesia senilai Rp.140 triliun yg selama ini pembangunan Kilang Minyak tidak pernah terwujud sejak era Soeharto.
11. Dengan beroperasinya pada bln Nopember 2015 ini unit RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) di Cilacap Jateng dan Kilang TPPI di Tuban Jatim, maka Import BBM Premium bisa berkurang 30% atau Negara bisa hemat Rp.150.M/hari, atau setara dgn 100 ribu Barrel per hari.
12. Kasus Lumpur Lapindo yg selama 8 tahun tidak selesai di era SBY, oleh Jokowi hanya dalam kurun waktu 8 bulan rampung ganti rugi semuanya diterima warga Sidoarjo.
13. Komite Explorasi Nasional (KEN) yang dibentuk pemerintah Jokowi pada tgl.12 Juni-2015 telah menemukan cadangan Minyak dan Gas di Indonesia Timur sebesar 5.2. miliar barrel untuk minyak sebanyak 2.7.miliar barrel dan untuk Gas14.TCF Gas.
14. Pemerintah targetkan pekerjaan Tol Trans Papua dirancang sepanjang 4.320.Km (Sorong-Manokwari-Wamena-Jayapura-Merauke) (Timika-Oksibil) tersambung pada tahun 2018 ( info : Men PUPR Berita Satu TV-14.10.15 )
15. Satu tahun Jokowi memimpin sudah membuat jalan Tol sepanjang 132.35. Km
16. Izin investasi untuk para investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia di era SBY harus menunggu sampai 2 tahun (536.hari) Tetapi di era Jokowi urus Izin Investasi cukup dengan 3 jam.
17. Presiden Jokowi mengeluarkan Perpres No.115 tahun 2015 untuk Kementrian KP yg isinya tidak perlu ke Pengadilan lagi jika Satgas Ilegal Fishing menangkap Kapal Asing Pencuri Ikan bisa langsung tenggelamkan.
18. Dalam kurun waktu 9 bulan Jokowi bisa membayar sebagian hutang warisan peninggalan SBY sebesar Rp.293.triliun.
19. Sejarah baru Indonesia, dalam waktu 9 bulan Investasi masuk Rp.400 triliun, Jokowi memang ber keinginan kuat untuk membuat Indonesia sejahtera.
20. Mulai beroperasinya 6 rute Tol Laut Jokowi dari Tanjung Priok – Papua. Tanjung Priok – Natuna. Tanjung Perak – ke seluruh pelabuhan di NTT dan seluruh pelabuhan di Maluku serta seluruh pelabuhan di Papua dan Papua Barat.
21. Dalam satu tahun pemerintahan Jokowi sedang proses pekerjaan pembangunan 15 Bandara baru di wilayah terluar Indonesia, diantaranya Bandara di Miangas, Manokwari, Berau, Tual, Palu, Maumere, Tarakan, Aceh Tengah, Wakatobi , dll.
22. Pemerintahan Jokowi selama satu tahun dapat menurunkan Import Premium sebesar 37.% dari semula 378.5. ribu BPH turun jadi 236. ribu BPH. Begitu juga dengan Solar import nya turun sebesar 84.% dari semula sejumlah 121.3. ribu BPH turun menjadi 20.ribu BPH.
23. Setelah 40 tahun Presiden Italia tdk ke Indonesia datang menemui Presiden Jokowi tanggal. 9-11-15 untuk menandatangani MOU investasi sebesar USD.1,055.M atau setara dengan Rp.140 triliun dalam bidang Logistik, Industri Kulit, Industri Otomotif dan Furniture.
24. Presiden Jokowi meresmikan pabrik Pupuk terbesar di Asia Tenggara Pupuk Kaltim 5 Bontang dengan kapasitas produksi Ammonia 825.000.Ton per tahun dan produksi Urea 1.155.000.Ton per tahun, serta dimulainya pembuatan jalur Kereta Api Trans Borneo.
25. Keputusan besar telah diambil Presiden Jokowi, yaitu tidak lagi memperpanjang kontrak Freeport yg telah 45 tahun menggali Emas di Papua.
26. Jokowi Tanggal.25.11.2015 meresmikan pembuatan jalur rel kereta cepat Makassar-Pare Pare, diharapkan tahun 2019 sudah bisa beroperasi Kereta Api Trans Sulawesi dari Manado ke Makassar.
27. Ground breaking pembangunan jalur Kereta Cepat, Jakarta-Bandung di Walini, Bandung Barat.
28. Program pembangunan 1 juta rumah untuk rakyat, akhir Januari 2016 sudah terbangun 700 ribu unit rumah.
29. PLN mulai bln Februari.2016 menurunkan lagi tarif Listrik dgn daya dari 450.va, 900.va, 1300.va, 2200.va dan 4400.va.
30. Kapal khusus angkut Sapi Camara Nusantara I, berhasil angkut 500 ekor Sapi ke Jakarta dari NTT & NTB, diusahakan setiap bln bisa angkut 1.000 ekor sapi.
31. Sejak 50 tahun lalu Warga Sulawesi Utara dan Gorontalo kekurangan Listrik, sekarang sudah bisa merasakan aliran listrik selama 24 jam mulai Januari 2016 karena PLTG Apung yg dikirim Jokowi bln Desember 2015 sudah berfungsi full berdaya 120.MW.
32. Sebanyak 2.519 Desa di Indonesia Timur akan mendapatkan aliran Listrik di tahun 2016 – info : Kemen ESDM 18-12-2016.
33. Hari ini tgl.29.02.2016 sebanyak 3.898 rumah tangga di Sorong telah bisa menikmati Gas Alam untuk memasak.
34. Presiden Jokowi programkan dari tahun 2014-2019 akan membangun 49 waduk di seluruh Indonesia untuk mengairi persawahan , tahun 2015 sedang dikerjakan 13 Waduk dan tahun 2016 sedang dikerjakan 8 waduk.
35. Waduk yg sedang di kerjakan sejak tahun 2015 : Waduk Raknamo-Kupang. Waduk Pidekso-Wonogiri. Waduk Logung-Kudus. Waduk Lolak-Boolang Mongondow. Waduk Kruereto-Aceh. Waduk Passaloreng-Wajo. Waduk Tanju-Dompu NTB. Waduk Bintang Bano-Sumbawa Barat. Waduk Mila-Dompu NTB. Waduk Kairan-Lebak. Waduk Tapin-Tapin Kalsel. Waduk Rotiklot-Belu NTT. Waduk Telaga Jawa-Karang Asem Bali.
36. Waduk yg mulai dikerjakan tahun 2016 : Waduk Rukoh-Aceh. Waduk Sukoharjo-Lampung. Waduk Kuwil Kawangkoan-Sulut. Waduk Ladongi-Sulawesi Tenggara. Waduk Ciawi-Jawa Barat. Waduk Sukamahi-Jawa Barat. Waduk Leuwikeris-Jawa Barat. Waduk Cipanas-Jawa Barat.
37. Presiden Jokowi Ground Breaking Pembangunan MPP di Kab.Bangka untuk pembangkit Listrik dgn daya 350.MW guna kebutuhan Regional Sumatera – Yaitu : Bangka-Belitung-Lampung-Nias-Duri Riau-Medan. Tanggal.01-06-2016.
38. Presiden Jokowi meresmikan PLTMG Arun dengan daya listrik 184.MW untuk kebutuhan warga Lhokseumawe. Tanggal 02-06-16.
39. Presiden Jokowi Ground Breaking Pembangunan Mobile PP 4×25.MW di Kab.Mempawah. Kalbar Tgl.02-06-16.
40. Melalui video konferensi Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya PLTU Ketapang dengan daya 20.MW. Tanggal.02-06-16.
41. Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya PLTG Paguat Pohuwato di Gorontalo dengan daya 100.MW. Tanggal :03-06-16.
42. Presiden Jokowi ground breaking pembangunan PLTU unit IV Lontar di Kronjo Banten dgn daya 1×315.MW. Tanggal 10-06-16.
43. Presiden Jokowi meresmikan pembangunan MPP Jeranjang PLTG berdaya 2×25.MW di Gerung Lombok Barat NTB. Tanggal 11-06-16.
44. Jokowi menambah Terminal 3 Bandara Soetta Ultimate International yg bisa angkut penumpang 25 juta orang mengungguli Bandara Changi Singapore.
45. Setelah Indonesia merdeka 71 thn baru di era Jokowi warga perbatasan di Krayan Nunukan bisa beli Solar Pertamina dengan subsidi khusus seharga Rp.5.150,- per liter.
46. Warga Sungai Mandau, Kab.Siak selama 71 tahun baru saat ini menikmati aliran Listrik.
47. Warga Kab.Puncak Jaya Papua selama 71 tahun di era Jokowi ini dibangun SPBU pertama dengan harga Premium yg semula Rp.50.ribu, bisa turun ke Rp.6.500.per Liter.
Bani Nyinyir ➡ Coba mikir, "Nikmat apa lagi yang hendak kau dustakan..? Ini baru 4 tahun, bayangkan jika 10 tahun - Singapura lewat !!"
2019 - 2024 Jokowi adalah Kita.
Bersama Presiden Joko Widodo














