Hi Teman2 Pertiwi, yuk kita viral kan sebanyak mungkin artikel ini...banyak sekali rakyat kecil termakan isu Jokowi membuat Indonesia ketiban utang.
Salam 👍 Tuhan Berkati🙏🙏🙏
KUTIPAN DARI KAGAMA ANALISIS PETER F. GONTHA BAHWA UTANG JOKOWI HANYA RP.16 T. DALAM 4 TAHUN PEMERINTAHANNYA
Salah satu tuduhan haters yang tersebar di medsos adalah Jokowi membuat Indonesia ketiban utang raksasa. Bayangkan, utang Indonesia mencapai Rp.5000 Triliun (5000 T). Buaanyaaak sekali, bagaimana bisa membayarnya.?!
Doni – sopir Grabcar – di Bekasi, termakan isu itu. Ia memaki-maki Jokowi melalui medsos, seorang advokat di Cikampek, Elyasa SH, mengumbar kebencian terhadap Jokowi dengan menulis utang negara 5000 T tadi. Tohir, seorang da’i di Lampung – teman Elyasa di Yogya – melakukan hal sama. Indonesia, menurutnya, akan bangkrut di tangan Jokowi karena utang yang sundul langit.
Benarkah demikian.?!
Peter F Gontha, pengusaha sukses – pendiri RCTI, SCTV, Berita Satu, Indovision, dan First Media – menyodorkan data dan fakta bahwa Indonesia di era Jokowi tidak akan bangkrut bahkan akan melejit perekonomiannya, karena Jokowi bukan penumpuk utang. Malah, dialah presiden yang menurunkan utang Indonesia.
Gontha, di awal tulisannya, menyebutkan: Di dunia ini, ada tiga negara yang terancam bangkrut pada tahun 2018 karena krisis moneter. Yaitu Turki, Venezuela, dan Malaysia.
Seperti dilansir Reuters, Menteri Keuangan Malaysia Lim Guang Eng menjelaskan, total utang Malaysia mencapai 1.087 triliun ringgit (sekitar Rp3.500 T) pada 31 Desember 2017. Konon, utang tersebut berhilir pada kasus mega korupsi mantan Perdana Menterinya (PM) Najib Razak beserta istrinya.
Nasib perekonomian Negeri Jiran pun di ujung tanduk. Warga Malaysia membuat gerakan aksi melunasi utang dengan cara iuran atau patungan. Ini dilakukan melalui sebuah situs crowdfunding. Di samping itu, PM Mahathir Mohamad memotong gaji para Menteri dan anggota parlemen seluruh negara bagian sebesar 10% untuk mengurangi utang yang mencapai 1.087 T Ringgit itu.
Betul. Utang Indonesia lebih besar dari Malaysia. Berdasarkan laporan Bank Indonesia, pada akhir April 2018, jumlah utang luar negeri (ULN) berada di angka 356,9 Miliar USD. Sekitar Rp 5.000 T.
Pertanyaannya: Kenapa Malaysia terancam bangkrut, sementara Indonesia tidak.?! Demikian pertanyaan Gontha. Pria yang mendapat julukan “Rupert Murdoch” Indonesia (karena memiliki media massa) itu, menjawab sendiri pertanyaannya.
Menurut Gontha – hal itu terjelaskan dari rasio utang negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Utang Malaysia memang hanya Rp 3.500 triliun. Tapi rasionya terhadap PDB lebih dari 60%. Sebaliknya Indonesia, meski berutang hingga Rp 5.000 T, namun rasio utangnya terhadap PDB hanya 29%.
“Dengan rasio utang yang lebih dari 60% PDB, Malaysia akan sulit membayar cicilan utangnya. Hal ini akan membawa efek berantai kondisi moneter Malaysia,” tulis mantan akuntan di City Bank New York itu.
Tahun-tahun sebelumnya Malaysia jarang sekali punya utang lebih dari 300 Miliar Ringgit. Utang yang mencapai 1.087 Triliun Ringgit itu terjadi akibat dugaan kasus korupsi di 1MDB (1 Malaysia Development Berhad). 1MDB adalah semacam BUMN yang didirikan mantan PM Najib Razak untuk menghimpun dana pembiayaan proyek infrastruktur Malaysia.
Turki nyaris bangkrut karena pemborosan dan salah kalkulasi, sedangkan Venezuela bangkrut karena dulu, di zaman Hugo Chavez terlalu menina-bobokan rakyatnya dengan subsidi macam-macam yang berasal dari petro dolar.
Akibatnya, ketika harga minyak jatuh, negeri pun koleps. Keuangan negara ambles. Rakyat marah karena harga-harga melejit. Dunia internasional tak mempercayainya lagi.
Indonesia Hebat..!!
Tulis Gontha: Ada yang salah dari kritik oposisi terhadap utang pemerintah. Mengapa? Karena cerita balutan utang yang dikritik oposisi hanya menekankan kata "utangnya saja". Tanpa penjelasan komprehensif. Oposisi hanya mengkritik sisi kritisnya, sedangkan sisi prospeknya disembunyikan.
Soal utang negara, tulis Gontha, sepanjang pemerintahan Jokowi tercatat sekitar Rp 1.644,22 T. Bila utang Era Jokowi tadi ditambah dengan utang Era SBY (sampai tahun 2014 sebesar Rp 2.608,8 T), memang jumlahnya besar sekali. Per-Juli 2018, tercatat 4.253,02 T.
So, utang Jokowi hanya Rp 1.644,22 T. Tapi oposisi mengangkatnya menjadi Rp.5000 T. Padahal, jika cermat itung-itungannya, utang Jokowi jauh lebih kecil dibanding utang SBY.
Pertanyaan berikutnya – tulis Gontha -- manfaat apa yang dirasakan rakyat dari utang Era Jokowi.?!
Jawabnya adalah :
Pembangunan I infrastruktur secara massif di seluruh Indonesia! Mulai infrastruktur air, pertanian, listrik, BBM (satu harga), dan jalan raya. Semua wilayah terisolasi dibuka. Jokowi membuka gerbang konektivitas seluruh nusantara. Mulai dari wilayah terpencil, termasuk perbatasan (dengan negara lain), dan wilayah terdepan di pulau-pulau kecil di tengah Samudera Hindia dan Pasifik.
Tak hanya itu. Ada yang luput dari perhatian publik. Jokowi selain menambah utang, juga membayar utang yang jumlahnya cukup besar.
Lihat data :
Total utang jatuh tempo dari 2014 (Era SBY) hingga 2018 (Era Jokowi) yang dibayar pemerintah mencapai Rp.1.628 T. Utang yang dibayar ini merupakan pinjaman dan surat berharga negara (SBN).
Pada tahun 2014 :
- Misalnya Pemerintahan Jokowi membayar utang jatuh tempo Rp.237 T.
- Tahun 2015 sebesar Rp.226,26 T.
- Tahun 2016 sejumlah Rp.322,55 T.
- Sedangkan tahun 2017 sebesar Rp 350,22 T.
- Bahkan tahun 2018 di tengah isu miring, Jokowi membayar utang senilai Rp 492,29 T.
Jokowi berutang Rp 1.644 T, tapi mampu membayar utang Rp 1.628 T. Artinya, utang Jokowi sejatinya cuma Rp 16 T dalam 4 tahun kepemimpinannya.
Bandingkan dengan utang tinggalan SBY selama 10 tahun yang mencapai Rp.2.608.8 Triliun.
Kenapa Era SBY utangnya demikian besar.?!
Karena untuk menyubsidi BBM Rp.300 Triliun/tahun. Belum lagi rente yang dicatut broker minyak Petral di Singapura. Kedua kanker tersebut telah dipotong Jokowi.
Gontha – akuntan handal lulusan Praehap Institute di Belanda itu bertanya, pakah hal itu bisa disebut gali lubang tutup lubang.?!
No. Hanya pebisnis anak papi dan mami yang menyatakan pemerintah berutang untuk gali lubang tutup lubang – tulis mantan Vice Presiden American Express Bank Asia yang mulai berbisnis dari bawah itu.
Jokowi, sebelum jadi presiden adalah pengusaha handal. Ia bukan pengusaha rente. Bukan pengusaha Papa minta saham.
Hidup dalam berbisnis, tulis Gontha, perlu modal. Dan modal didapat dari utang. Dengan berutang, pelaku bisnis bisa membeli aset, atau alat penggerak usaha. Hasilnya bisa untuk membayar utang.
Lihat driver gojek. Awalnya berutang untuk beli motor. Motor itu untuk ojek online (ojol). Pendapatannya dari ojol bersih, katakan antara Rp.5 - 8 juta sebulan. Ia bisa menghidupi anak istrinya dan melunasi cicilannya. Motor pun kemudian jadi aset sang driver.
Itu pula yang dilakukan negara. Asal kalkulasinya cermat, utang itu akan terbayar dan negara punya aset. Hebatnya lagi, tidak seperti motor yang nilai intrinsiknya terus turun dari tahun ke tahun. Jalan tol, pelabuhan, bendungan, dan bandara nilai intrinsiknya makin lama makin mahal. Negara pun berlimpah aset berharga. Kaya!
Jokowi selama 4 tahun mampu membayar utang Rp.1.628 Triliun. Jokowi berjanji tidak akan menambah utang lagi, khususnya utang luar negeri berbasis USD. Jokowi juga menginginkan semua pembangunan infrastruktur rampung secepatnya. Artinya, infrastruktur tersebut segera menghasilkan uang.
Kalau dalam 4 tahun Jokowi bisa membayar Rp 1.628 triliun. Lalu setiap tahunnya pendapatan negara meningkat karena infrastruktur yang dibangunnya telah menghasilkan uang, maka besar kemungkinan Indonesia bisa membayar utang lebih besar dari angka jatuh tempo sebelumnya.
Bila itu terjadi, tulis Gontha (akuntan kaliber internasional), sekitar 10 tahun lagi, Indonesia akan bebas utang. Wow..!! Bila tercapai, Indonesia akan tumbuh menjadi negara kuat dan makmur.
Semoga bermanfaat bagi orang-orang yang picik pikirannya, Aamiin..3X YRA
Showing posts with label Janji Jokowi. Show all posts
Showing posts with label Janji Jokowi. Show all posts
Friday, February 1, 2019
Friday, January 25, 2019
JIKA ORANG BERTANYA, BAGAIMANA DENGAN JANJI JOKOWI YANG BELUM DITEPATI?
TANYA:
"1, Jokowi belum nepati janji BUY BACK INDOSAT? "
JAWAB:
"Oke, ini mudah sekali jawabannya kalau kita sering BANYAK MEMBACA informasi yang benar. Buyback Indosat DICANCEL Presiden Jokowi sebab Indosat sudah merugi. Negara sebelah saja nyesel beli Indosat. Dan sekarang kita sudah beli satelit baru -merah putih dari Telkom"
TANYA:
"2, katanya kalau Jokowi jadi Presiden tidak bagi-bagi kekuasaan! "
JAWAB:
"Memang beliau tidak bagi-bagi kekuasaan seperti rezim Soeharto yang jadiin anak sulungnya si Tutut jadi Menteri. Atau seperti SBY yang jadiin Ibas Sekjen Partai Demokrat. Sementara Jokowi malah ngasih kerjaan anaknya jadi KOLEKTOR KECEBONG, si Kahiyang nggak lolos seleksi CPNS malah diam saja. Mana buktinya bagi-bagi kekuasaannya buat keluarganya? "
TANYA:
"3, Jokowi janji tidak menaikkan BBM! "
JAWAB:
"Tidak menaikkan BBM. Cuman subsidinya aja yg dicabut. Aslinya harga BBM udah makin murah dari yang dulu. Tapi karena subsidi dialihkan, kesannya lebih mahal. Padahal era sblmnya harga premium Rp. 6.500 skrg Rp. 6.550, subsidi utk pembangunan desa dll Kesannya ya, KESANNYA. Padahal aslinya udah turun. Selain itu harga BBM sudah SAMA antara di Jawa dan Luar Jawa, itulah yang namanya menepati janji dari sila ke 5 dari PANCASILA! "
TANYA:
"4, janjinya tidak impor pangan."
JAWAB:
"Jangan asal percaya plintiran kalimat itu, Tidak ada sejarahnya Presiden menolak impor pangan, semua itu akan disesuaikan dengan SITUASI dan KONDISI dalam negerinya. Bila melimpah di ekspor bila kekurangan ya impor, itu sah dan ada undang-undangnya."
TANYA:
"5, mobil SMK tidak ada buktinya dibikin."
JAWAB:
"Mobil SMK? Coba yang bertanya itu suruh ke Boyolali, ataw Cileungsi, Bogor pabriknya udah kelar itu, apa mereka mau beli atau cuma ngiri sama anak-anak SMK yang bisa bikin mobil itu? Maklum mereka nggak tahu kalau Presiden Jokowi sangat intensif mengawasi mobil SMK ini, ada buktinya foto orang yang dipercayai sering di undang ke Istana, cuma tidak dipublish saja ."
TANYA:
"6, janjinya Jokowi akan mempersulit investor asing! "
JAWAB:
"Persulit Investor Asing? Bayangkan itu Freeport,.. Sesuai Data, semula gajinya 400M per-tahun. Eh mendadak Jokowi ngajuin kontrak baru yang bikin gaji mereka jadi cuma 196M per-tahun. Masih merasa dipermudah kah? Dan Freeport juga setuju melepas sahamnya, atau melakukan divestasi, sebesar 51 persen kepada pemerintah Indonesia dan membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian yang harus selesai Januari 2022 dan ada stabilitas penerimaan negara."
TANYA:
"7, Jokowi berjanji tidak mencabut subsidi buat rakyat! "
JAWAB:
"Mana buktinya subsidi dicabut? Subsidi Listrik 450W s/d 900W untuk keluarga yang nggak mampu TIDAK DICABUT kok. Kalo mau, tinggal lapor aja ke Kelurahan, bikin surat keterangan MISKIN! Apa mereka tidak malu kalo ngaku miskin tapi getol main Facebook setiap harinya nagih janji melulu, janjinya Mahasiswa bisa kuliah cepat kelar pada ortunya saja banyak yang tidak ditepati lho! "
TANYA:
"8, Jokowi berjanji tidak ngutang lagi, buktinya utang bertambah terus! "
JAWAB:
"Nggak ngutang lagi? Helloooo... Jangankan negara, Mungkin lo aja punya utang. Negara emang berutang banyak sekarang, ribuan TRILIUN deh, sebagian utang warisan pemerintahan sebelumnya. Cuman utangnya kan buat bangun- bangun. Belanja modal lah kasarnya. Bandingkan saja dengan utang Presiden sebelumnya dengan hasilnya, LEBIH TERLIHAT mana hasilnya hayo!?
Jadi jangan ngitung utang Presiden Jokowi, tanpa ditambah dengan utangnya Presiden sebelumnya, itu namanya itung-itungan model bahlul dan asal jeplak."
TANYA:
"9, katanya Jokowi akan menyetop mobil murah!"
JAWAB:
"Itu janji sewaktu jadi Gubernur DKI Jakarta mas bro, tujuannya untuk membatasi peredaran mobil murah di Ibukota. Jadi harus dilihat konteksnya bukan ASAL MENUNTUT tapi tidak tahu permasalahannya."
TANYA:
"10, Jokowi berjanji ciptakan 10 juta lapangan pekerjaan, mana buktinya? "
JAWAB:
"Lho sudah terbukti dan akan semakin terjadi, proyek infrastruktur di seluruh Indonesia itu menyerap tenaga kerja, silahkan dihitung sob. Belum kelak kalau infrastruktur sdh mapan _10 juta lapangan pekerjaan itu mah kecil..!!
Selain itu lewat investasi asing negara bisa bayar utang yg segunung dgn lebih cepat dan lebih bnyk lagi tong.
Penyebar hoax di balas fakta
TOP markotop, cerdas, cerdik, logis bikin mereka melongo & mati gaya!!!
Seng Akur Wae Yoo...
Jokowi Presiden RI 2019-2024
salam 01 👍
#JokowiLagi

